Humaniora

Pemkab Bener Meriah Percepat Layanan Adminduk Pascabencana

Avatar
×

Pemkab Bener Meriah Percepat Layanan Adminduk Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bener Meriah fasilitasi layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana, 27–28 April 2026. [Foto: Disdukcapil BM]

Byklik.com | Redelong – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melaksanakan fasilitasi layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya yang kehilangan atau mengalami kerusakan dokumen kependudukan.

Kegiatan ini berlangsung pada 27–28 April 2026 pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, dengan pendampingan langsung dari Tim Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA) sebagai bentuk dukungan percepatan pemulihan administrasi masyarakat pascabencana.

Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa layanan ini bertujuan memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses dokumen kependudukan secara cepat, mudah, dan tanpa hambatan.

“Terima kasih kepada Tim DRKA Aceh dan Disdukcapil Bener Meriah yang telah berkolaborasi dan memberikan kontribusi positif dalam melayani masyarakat, khususnya di Kabupaten Bener Meriah,” ujarnya Selasa, 28 April 2026.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdukcapil Bener Meriah, Wahidi, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Pada Senin, 27 April 2026, layanan dipusatkan di Kantor Camat Timang Gajah untuk melayani masyarakat dari Kecamatan Timang Gajah, Gajah Putih, dan Pintu Rime Gayo.

Baca Juga  Simeulue Raih Penghargaan Kabupaten Bebas BAB Sembarangan

“Pelaksanaan berjalan aman, lancar, dan tertib,” kata Wahidi.

Selanjutnya, pada Selasa, 28 April 2026, kegiatan dilaksanakan di Kantor Camat Permata yang melayani masyarakat dari Kecamatan Permata, Bener Kelipah, Mesidah, dan Bandar.

Kepala DRKA Aceh, Drs. T. Syarbaini, M.Si., turut meninjau langsung pelaksanaan perekaman KTP-el di Kantor Camat Permata. Ia menyebut antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti program jemput bola (jebol) tersebut.

“Program ini sangat membantu percepatan pemulihan pascabencana. Kami juga berterima kasih kepada Camat Permata yang telah memfasilitasi tempat kegiatan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perekaman bagi warga yang telah berusia 17 tahun agar segera memiliki KTP-el. Saat ini, capaian perekaman di Kabupaten Bener Meriah telah mencapai 94,12 persen, dengan sekitar 1.200 warga yang belum melakukan perekaman.

Baca Juga  Hari Ini, Cetak KTP-el Lhokseumawe Kembali Normal

“Kami mengimbau masyarakat untuk proaktif melakukan perekaman KTP-el meskipun belum dibutuhkan saat ini, guna menghindari kendala dalam mengakses layanan publik di kemudian hari,” tambahnya.

Adapun sasaran utama program ini meliputi kelompok masyarakat rentan, seperti penyandang disabilitas, lanjut usia, masyarakat di wilayah terpencil, serta warga yang mengalami keterbatasan akses layanan adminduk.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Disdukcapil menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan hingga ke pelosok desa agar tidak ada warga yang tertinggal dalam kepemilikan dokumen kependudukan.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, percepatan perekaman KTP-el diharapkan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga terdampak bencana agar dapat kembali mengakses layanan publik tanpa kendala.