Byklik.com | Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya memanfaatkan Indonesia Fest 2026 untuk memperkenalkan beragam produk kerajinan dan usaha masyarakat kepada pengunjung di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Aceh.
Kegiatan yang digelar Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut dibuka Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Jumat malam, 25 September 2026.
Pemkab Nagan Raya diwakili Wakil Bupati Raja Sayang yang hadir bersama Komandan Kodim 0116/Nagan Raya Letkol Inf Irfan Hade Fitrianto.
Raja Sayang mengatakan keikutsertaan Nagan Raya dalam Indonesia Fest 2026 menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan TNI sekaligus ruang mempererat komunikasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempererat sinergi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat,” ujar Raja Sayang, Minggu, 27 September 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Nagan Raya menghadirkan stan pameran yang dikoordinasikan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Nagan Raya.
Beragam produk lokal ditampilkan, mulai dari sulaman benang emas, kerajinan berbahan batu giok, batok kelapa, dan eceng gondok, hingga berbagai produk makanan olahan masyarakat.
“Produk yang kami tampilkan antara lain sulaman benang emas, aneka kerajinan berbahan batu giok, batok kelapa, dan eceng gondok, serta makanan ringan seperti kacang, kue karah, olahan kentang, telur asin, produk bordir, dan berbagai produk kerajinan lainnya dari Nagan Raya,” ungkapnya.
Menurut Raja Sayang, kehadiran stan Nagan Raya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi produk lokal kepada masyarakat yang menghadiri Indonesia Fest 2026.
Selain promosi produk, keikutsertaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan TNI. Menurutnya, sinergi tersebut dibutuhkan untuk mendukung keamanan, ketertiban, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kolaborasi tersebut tentunya mendukung pelaksanaan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.











