Ekonomi & Bisnis

DPMPTSP Aceh Dorong Investasi Beri Nilai Tambah Daerah

Raudhatul
×

DPMPTSP Aceh Dorong Investasi Beri Nilai Tambah Daerah

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marwan Nusuf, menjadi pemateri dalam Seminar Eksekutif dan Focus Group Discussion (FGD) Aceh Economic Development Forum (AEDF) 2026 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa, 6 Oktober 2026. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Banda Aceh – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh menegaskan investasi di Aceh tidak cukup hanya meningkatkan jumlah modal yang masuk, tetapi harus mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memberikan nilai tambah bagi daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP Aceh, Marwan Nusuf, saat menjadi pemateri dalam Seminar Eksekutif dan Focus Group Discussion (FGD) Aceh Economic Development Forum (AEDF) 2026 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Selasa, 6 Oktober 2026.

Marwan mengatakan percepatan investasi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, badan usaha milik daerah (BUMD), dunia usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Percepatan investasi tidak hanya berbicara mengenai masuknya modal, tetapi juga bagaimana investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi daerah, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat sektor-sektor strategis Aceh,” ujar Marwan.

Baca Juga  Forkopimda Aceh Barat Larang Perayaan Tahun Baru 2026

Menurutnya, berbagai potensi investasi yang dimiliki Aceh perlu diidentifikasi dan dikembangkan secara konkret agar mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian daerah.

Ia mengatakan kemudahan perizinan dan kepastian berusaha menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Karena itu, pelayanan kepada pelaku usaha dan investor perlu terus diperkuat agar proses investasi berjalan efektif.

“Pemerintah terus mendorong pelayanan perizinan yang mudah, cepat dan transparan sekaligus memberikan kepastian kepada dunia usaha,” katanya.

Marwan menilai iklim investasi yang kondusif dapat tercipta apabila komunikasi dan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta berjalan kuat. Masing-masing pihak, kata dia, perlu mengambil peran dalam mengembangkan peluang investasi di Aceh.

Baca Juga  PT Flora Agung Bakal Bangun Pabrik Minyak Goreng di Aceh

Pembahasan mengenai investasi tersebut menjadi bagian dari AEDF 2026 yang mengusung tema “Accelerating Investment and New Industrial Era in Aceh”.

Forum yang diselenggarakan PT Pembangunan Aceh (PEMA) tersebut menjadi ruang untuk membahas arah pembangunan ekonomi dan peluang investasi Aceh dalam menghadapi perkembangan industri baru.

DPMPTSP Aceh mendorong agar komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha melalui forum tersebut tidak berhenti pada pembahasan, tetapi ditindaklanjuti dengan pengembangan peluang investasi secara konkret.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat daya tarik investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak ekonomi lebih luas bagi masyarakat Aceh.