Byklik.com | Redelong – Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, bersama Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto, menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Bener Meriah. Penandatanganan berlangsung di rumah dinas Bupati Bener Meriah, Jumat, 8 Mei 2026.
Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dan Perum Bulog untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah dataran tinggi Gayo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRK Bener Meriah Safri Gumara, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdakab Bener Meriah Khairmansyah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Samusi Purnawira Dade, serta sejumlah pejabat perangkat daerah lainnya, termasuk Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Kabag Hukum, Kadis Kominfo, serta para pelaksana tugas kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.
Dalam sambutannya, Bupati Tagore Abubakar menyampaikan bahwa keberadaan gudang Bulog di Bener Meriah sangat penting, terutama dalam menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam.
Ia mencontohkan gangguan distribusi kebutuhan pokok saat bencana longsor di jalur Bener Meriah–Takengon yang sempat menghambat pasokan beras dari Gudang Bulog Takengon. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi ke Bener Meriah terhenti dan baru kembali normal setelah tiga hari.
“Keberadaan gudang Bulog di Bener Meriah akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama saat terjadi bencana,” ujar Bupati Tagore Abubakar.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyambut baik pembangunan gudang Bulog tersebut dan berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku sektor pertanian.
Selain itu, pemerintah daerah juga berencana melakukan pencetakan sawah baru untuk meningkatkan produksi pangan. Bener Meriah diketahui memiliki potensi besar pada komoditas jagung, namun masih menghadapi kendala pada proses pengeringan hasil panen.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah akan menghibahkan lahan seluas 2,6 hektare untuk pembangunan gudang Bulog di wilayah tersebut.
Sementara itu, Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto, menyampaikan bahwa pihaknya akan membangun gudang Bulog di Bener Meriah yang dilengkapi fasilitas pengering (dryer) untuk padi dan jagung.
Ia menjelaskan, fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam menjaga kualitas hasil panen, meningkatkan nilai jual komoditas, serta memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas pasokan bahan pokok di daerah.
Usai penandatanganan MoU, Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bener Meriah serta pihak Perum Bulog meninjau lokasi rencana pembangunan gudang di Desa Ketipis, Kecamatan Bukit.***











