Byklik.com | Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh akan menambah pemasangan kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) berteknologi 360 derajat di sejumlah ruang publik dan lokasi strategis. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pemantauan sekaligus memperkuat sistem pengawasan berbasis digital guna mendukung keamanan dan ketertiban di wilayah kota.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, mengatakan penambahan CCTV berteknologi 360 derajat diprioritaskan di kawasan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat tinggi sehingga membutuhkan cakupan pemantauan yang lebih luas.
“Saat ini tidak semua kamera yang kami pasang menggunakan sistem 360 derajat. Sebagian besar masih berupa kamera tetap, sedangkan kamera 360 derajat ditempatkan di titik-titik yang memang membutuhkan jangkauan pemantauan lebih luas,” kata Zubir, Jumat, 26 Juni 2026.
Ia menjelaskan, hingga saat ini Pemerintah Kota Banda Aceh telah memasang 72 unit CCTV di berbagai lokasi. Namun, mayoritas perangkat yang terpasang masih menggunakan kamera statis (fixed camera), sementara kamera 360 derajat baru tersedia di beberapa titik tertentu.
Salah satu lokasi yang diusulkan untuk mendapat penambahan kamera 360 derajat adalah kawasan Taman Sari. Dari 18 unit CCTV yang telah terpasang di kawasan tersebut, hanya tiga unit yang menggunakan teknologi tersebut.
Menurut Zubir, rencana penambahan kamera itu mengemuka dalam rapat evaluasi yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh. Salah satu titik yang diprioritaskan ialah gerbang masuk Taman Sari dari arah Gedung DPRK Banda Aceh karena menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat.
“Kawasan itu menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat sehingga membutuhkan jangkauan pengawasan yang lebih optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kamera 360 derajat memiliki keunggulan dibandingkan kamera konvensional karena mampu memantau area yang lebih luas tanpa terbatas pada satu arah pandang. Teknologi tersebut dinilai dapat meningkatkan efektivitas pemantauan, terutama di kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Selain di Taman Sari, teknologi CCTV 360 derajat juga telah diterapkan di kawasan Ulee Lheue. Dari 30 unit kamera pengawas yang terpasang di jalur menuju Pelabuhan Ulee Lheue, sebanyak 10 unit menggunakan teknologi 360 derajat.
Di samping penambahan perangkat baru, Pemerintah Kota Banda Aceh juga akan menyesuaikan posisi sejumlah CCTV di kawasan Taman Sari seiring berlangsungnya proyek revitalisasi. Beberapa kamera beserta perangkat pengeras suara yang terdampak pekerjaan pembangunan akan dibongkar sementara dan dipasang kembali setelah proyek selesai.
Zubir menegaskan, pengembangan CCTV 360 derajat merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat sistem pengawasan berbasis digital yang terintegrasi dengan Command Center Kota Banda Aceh. Melalui sistem tersebut, pemerintah berharap pemantauan keamanan dapat dilakukan secara lebih efektif, respons terhadap kondisi darurat menjadi lebih cepat, serta pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.[]











