Byklik.com | Idi Rayeuk – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyerahkan secara simbolis alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada brigade pangan di wilayah Aceh Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di gudang alsintan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Peureulak Barat, Kamis, 30 April 2026.
Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa alsintan bantuan pemerintah tidak boleh diperjualbelikan ataupun disewakan dengan tarif komersial kepada masyarakat.
“Alsintan ini diberikan secara gratis untuk membantu masyarakat, sehingga tidak boleh dibisniskan dengan harga seperti di pasaran,” ujarnya.
Bantuan alsintan yang disalurkan meliputi 10 unit traktor roda empat (4WD), 14 unit crawler, 40 unit hand traktor, 40 unit mesin pompa air berukuran 3 inci, serta 8 unit drone untuk penyemprotan pestisida.
Menurut Bupati, alsintan tersebut dapat dikelola oleh brigade pangan dengan sistem pemanfaatan bersama. Penarikan biaya diperbolehkan hanya untuk kebutuhan perawatan. Sementara itu, apabila terdapat keuntungan, diminta agar dibagikan secara adil kepada anggota.
“Silakan dikelola untuk kepentingan bersama. Ambil biaya perawatan secukupnya, dan jika ada hasil, bagi secara bersama,” katanya.
Selain itu, ia juga mengajak generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian sebagai petani milenial. Ia menilai sektor pertanian memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikelola secara serius dan profesional.
“Jangan memandang petani sebagai profesi yang tidak bergengsi. Jika dimanfaatkan dengan baik, pertanian dapat menghasilkan pendapatan yang besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan petani milenial di Aceh Timur.
“Jika ditekuni dengan serius, pemerintah pasti akan mendukung. Saya berkomitmen untuk membantu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menargetkan daerah tersebut menjadi lumbung pangan utama di Aceh. Saat ini, Aceh Timur masih berada di posisi kedua.
“Kita akan mempertahankan capaian yang ada dan mengejar target menjadi yang terdepan sebagai lumbung pangan di Aceh,” kata Al-Farlaky.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan sektor pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di Aceh Timur.***











