Teknologi & Sains

Aceh Tengah Transformasi Layanan Publik Lewat LEPAT dan GEMASIH

Bambang Iskandar Martin
×

Aceh Tengah Transformasi Layanan Publik Lewat LEPAT dan GEMASIH

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan. (Foto: Prokopim Aceh Tengah)

Byklik.com | Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah meluncurkan dua inovasi layanan digital, yakni LEPAT (Layanan Elektronik WhatsApp Aceh Tengah) dan Portal GEMASIH (Gerakan Masyarakat Aceh Tengah Bersih).

Peluncuran tersebut dilaksanakan bertepatan dengan Apel Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Aceh Tengah, Senin, 20 April 2026.

Kegiatan dipimpin oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.S.P., didampingi jajaran kepala perangkat daerah serta dihadiri ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Momentum apel itu dimanfaatkan untuk menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kedisiplinan aparatur sekaligus memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Muchsin Hasan menyampaikan bahwa peluncuran kedua inovasi tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat di era digital.

Baca Juga  Mengenal SIBUNDA, Aplikasi Pantau Nutrisi Anak Besutan Akademisi USK

“Melalui LEPAT dan Portal GEMASIH, kita berupaya memangkas jarak antara pemerintah dan masyarakat. Saya meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memanfaatkan sistem ini secara optimal agar setiap aspirasi dan pengaduan masyarakat dapat terakomodasi dengan baik,” ujar Muchsin Hasan.

LEPAT merupakan layanan berbasis chatbot WhatsApp yang menyediakan berbagai informasi, mulai dari profil daerah, layanan publik seperti kependudukan dan kesehatan, informasi pariwisata dan UMKM, berita terkini, hingga kanal pengaduan darurat serta pelaporan informasi hoaks.

Sementara itu, Portal GEMASIH dirancang sebagai sistem monitoring digital untuk mengoordinasikan gerakan kebersihan dan gotong royong di seluruh wilayah Aceh Tengah. Sistem ini memungkinkan pelaporan dan pemantauan kegiatan dilakukan secara real-time serta terdokumentasi secara digital.

Baca Juga  Menkomdigi: Internet Harus Dipakai di Sekolah dan Puskemas

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menjelaskan bahwa kedua inovasi tersebut dikembangkan dengan prinsip kemudahan akses bagi masyarakat.

“LEPAT dikembangkan karena WhatsApp digunakan hampir oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga menjadi kanal layanan satu pintu yang mudah dijangkau. Sementara GEMASIH akan memperkuat pengawasan dan koordinasi kegiatan kebersihan secara lebih terstruktur,” kata Mustafa.

Peluncuran ditandai dengan pemindaian kode QR secara simbolis oleh Wakil Bupati Aceh Tengah. Pemerintah daerah berharap kehadiran LEPAT dan Portal GEMASIH dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.***