Berita Utama

Aceh Barat Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Tiga Kecamatan

Bambang Iskandar Martin
×

Aceh Barat Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Tiga Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperkuat kesiapsiagaan bencana dan ketertiban masyarakat melalui Apel Siaga Titik Kedua yang melibatkan tiga kecamatan, yakni Woyla, Woyla Barat, dan Arongan Lambalek, di Lapangan Bola Gampong Padang Jawa, Kamis, 10 September 2026. (Foto: FB Tramizi Atjeh)

Byklik.com | Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperkuat kesiapsiagaan bencana dan ketertiban masyarakat melalui Apel Siaga Titik Kedua yang melibatkan tiga kecamatan, yakni Woyla, Woyla Barat, dan Arongan Lambalek, di Lapangan Bola Gampong Padang Jawa, Kamis, 10 September 2026.

Apel siaga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di tingkat gampong.

Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan apel siaga digelar untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, aparatur gampong, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Apel siaga ini bukan sekadar apel biasa. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” kata Tarmizi.

Menurut Tarmizi, apel siaga akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat. Peserta kegiatan meliputi camat, keuchik, Satgas Pageu Gampong, dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

Baca Juga  Menteri ATR/BPN Kunjungi Aceh Tamiang, Serahkan Sertifikat

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Selain kesiapsiagaan bencana, apel siaga juga diarahkan untuk memperkuat pencegahan berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain pencegahan penyalahgunaan narkotika, perjudian, kekerasan seksual terhadap anak, serta berbagai persoalan sosial lainnya.

Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan pengawasan terhadap penggunaan media sosial oleh anak, penertiban ternak yang berkeliaran di jalan raya, serta penguatan mitigasi bencana, termasuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penanganan gelandangan dan pengemis (gepeng) turut menjadi perhatian dalam upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mengikuti simulasi penanganan awal kebakaran rumah. Warga, khususnya kaum ibu, turut mempraktikkan langkah-langkah awal yang dapat dilakukan saat menghadapi kondisi darurat akibat kebakaran.

Baca Juga  Bupati Aceh Barat Sidak Stok Pupuk Bersubsidi

Tarmizi mengatakan imbauan, rapat, dan ketentuan mengenai sanksi perlu disertai langkah nyata agar para pemangku kepentingan di tingkat gampong memiliki kepedulian dan komitmen dalam menjaga ketertiban masyarakat.

“Langkah konkret dan inisiatif ini kami lakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah untuk mewujudkan Aceh Barat yang semakin baik, aman, dan nyaman,” katanya.

Ia menambahkan, penanganan berbagai persoalan di masyarakat membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Koordinasi antara pemerintah, aparatur gampong, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah serta menangani berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.

“Dengan persatuan dan kepedulian bersama, berbagai persoalan di masyarakat dapat dicegah dan diselesaikan,” ujar Tarmizi.

Apel Siaga Titik Kedua merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat mengikuti apel serupa.***