Byklik.com | Jakarta – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang transportasi, Kamis, 21 Mei 2026.
Melalui kerja sama tersebut, putra-putri Aceh Barat berkesempatan melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dengan program Diploma III (D-III) dan Diploma IV (D-IV).
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengatakan sebelumnya para calon peserta dari daerah harus bersaing secara nasional untuk dapat diterima di STTD. Namun, melalui kerja sama ini, Aceh Barat kini memperoleh kuota khusus sebanyak lima orang setiap tahun.
“Alhamdulillah, sekarang Aceh Barat sudah diberikan kuota lima orang setiap tahun untuk dapat melanjutkan pendidikan di STTD,” ujarnya.
Selain melalui jalur kuota daerah, juga tersedia jalur mandiri tanpa batas kuota bagi peserta yang ingin mendaftar dengan pembiayaan pribadi sesuai ketentuan yang berlaku.
Tarmizi menjelaskan, lulusan STTD memiliki peluang untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di sektor transportasi setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia juga menyebutkan, saat ini terdapat tujuh putra-putri Aceh Barat yang sedang menempuh pendidikan di STTD. Bahkan, dua di antaranya telah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan daerah, khususnya keterbatasan fiskal, rendahnya pendapatan asli daerah (PAD), serta terbatasnya lapangan kerja.
“Kondisi daerah dengan fiskal yang lemah dan lapangan kerja yang terbatas membutuhkan solusi konkret. Karena itu, penguatan SDM melalui pendidikan vokasi seperti ini menjadi salah satu jawabannya,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap kerja sama tersebut dapat terus diperluas agar semakin banyak generasi muda daerah yang memperoleh kesempatan pendidikan serta karier di sektor transportasi nasional.***











