Berita Utama

Tim Kemenko Perekonomian Tinjau Dampak Bencana dan Huntara di Ketol

Bambang Iskandar Martin
×

Tim Kemenko Perekonomian Tinjau Dampak Bencana dan Huntara di Ketol

Sebarkan artikel ini
Tim Kemenko Perekonomian Tinjau Dampak Bencana dan Huntara di Ketol. (Ist)

Byklik.com | Takengon – Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Yuli Sri Wilanti, bersama rombongan melakukan monitoring ke wilayah terdampak bencana serta Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis, 15 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Yuli Sri Wilanti didampingi Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, Camat Ketol Zumara Winnie Jutarga, serta sejumlah pejabat dari kementerian dan lembaga terkait.

Rombongan meninjau jembatan penghubung empat desa di Kecamatan Ketol, yakni Desa Burlah, Desa Kekuyang, Desa Buge Ara, dan Desa Bintang Pepara, yang rusak akibat bencana.

Saat ini, di lokasi tersebut tengah dibangun jembatan sementara yang diharapkan dapat segera difungsikan untuk kendaraan roda dua dan roda empat guna membuka kembali akses menuju desa-desa yang sempat terisolasi.

Baca Juga  Wali Kota Lhokseumawe Dukung Kolaborasi Ormawa Unimal Tangani Isu Lingkungan

“BNPB bersama TNI sedang mengerjakan pembangunan jembatan sementara. Nantinya jembatan ini dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Pemerintah desa juga telah menyiapkan administrasi terkait pemanfaatan lahan masyarakat untuk jalan sementara,” ujar salah seorang aparat desa setempat.

Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital bagi masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mendistribusikan hasil pertanian. Selama akses terputus, harga hasil panen warga di empat desa tersebut mengalami penurunan signifikan. Bahkan, untuk sementara waktu, warga terpaksa menggunakan tali seling baja sebagai sarana keluar masuk desa.

Usai meninjau jembatan, rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi Huntara yang berada di sekitar Pasar Kecamatan Ketol, yang juga difungsikan sebagai posko pengungsian masyarakat terdampak bencana. Pada kesempatan tersebut, Rumah Tani menyerahkan bantuan berupa satu ton beras untuk masyarakat di empat desa yang masih terisolasi.

Baca Juga  Dari Kayu Hanyut ke Rumah Layak, UGM Percepat 550 Huntara di Aceh

Camat Ketol, Zumara Winnie Kutarga, menyampaikan bahwa pemerintah tengah membangun 123 unit Huntara bagi warga yang rumahnya hilang, rusak berat, maupun berada di kawasan rawan bencana.

“Saat ini sedang dibangun 123 unit Huntara. Hingga kini, baru lima unit yang selesai atau satu kopel. Pembangunan Huntara ini terus kami percepat agar dapat digunakan sebelum memasuki Bulan Suci Ramadan,” ujar Zumara.

Selain itu, Tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga menyalurkan sejumlah bantuan lainnya, termasuk satu unit mesin penyaring air bersih yang diterima langsung oleh Kepala Desa Serempah, Anwar.***