Berita Utama

Kodim Aceh Utara Tanam 2.000 Mangrove di Pesisir Seunuddon

Bambang Iskandar Martin
×

Kodim Aceh Utara Tanam 2.000 Mangrove di Pesisir Seunuddon

Sebarkan artikel ini
Kodim 0103/Aceh Utara bersama sejumlah instansi dan pelajar menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Matang Puntong, Kecamatan Seunedon, Kabupaten Aceh Utara, Senin, 21 Setember 2026. (Pendim Aceh Utara)

Byklik.com | Lhoksukon – Kodim 0103/Aceh Utara bersama sejumlah instansi dan pelajar menanam 2.000 bibit mangrove di pesisir Pantai Desa Matang Puntong, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Senin, 21 Setember 2026.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Penanaman mangrove juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir.

Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal didampingi Ketua Persit KCK Cabang XX Dim 0103 Ny. Reta Faisal, mengatakan penanaman mangrove merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus masyarakat di wilayah pesisir.

Baca Juga  Bupati Al-Farlaky Janjikan 100 Juta Bagi Penemu Kitab Idharul Haq

Menurut Faisal, kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Panglima TNI agar rangkaian peringatan HUT TNI diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Apapun yang dilakukan TNI, dampaknya harus cepat dan tepat bagi masyarakat,” kata Faisal.

Ia menjelaskan, kawasan pesisir Kecamatan Seunuddon memiliki wilayah yang cukup luas. Masyarakat setempat, kata dia, selama ini juga menyampaikan keluhan mengenai abrasi pantai.

Atas pertimbangan tersebut, pesisir Desa Matang Puntong dipilih sebagai salah satu lokasi penanaman mangrove dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 TNI.

Baca Juga  Jembatan Perintis Garuda di Cot Girek Dikebut, Progres 68 Persen

Sebanyak 2.000 bibit mangrove ditanam dalam kegiatan tersebut. Penanaman ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak abrasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Faisal menegaskan, keberlanjutan program tidak hanya bergantung pada kegiatan penanaman, tetapi juga pada upaya pemeliharaan dan kepedulian bersama terhadap mangrove yang telah ditanam.

“Kita berharap bukan hanya menanam, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk menjaga kelestarian alam, sehingga lingkungan ini dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang,” ujarnya.***