Uncategorized

850 Peserta Ikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai Pidie

Avatar
×

850 Peserta Ikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai Pidie

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 850 peserta dari berbagai unsur di Kabupaten Pidie mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di halaman Gedung PCC Sigli, Desa Lampeude Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Rabu, 9 September 2026. [Foto: Pendam IM]

Byklik.com | Sigli – Sebanyak 850 peserta dari berbagai unsur di Kabupaten Pidie mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai sebagai bentuk komitmen memperkuat persatuan, nasionalisme, dan perdamaian.

Apel dipimpin Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., dan digelar di halaman Gedung PCC Sigli, Desa Lampeude Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Rabu, 9 September 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pidie.

Sebanyak 850 peserta berasal dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, ASN, PPPK, tenaga kesehatan, camat, instansi pelayanan publik, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga masyarakat.

Kehadiran lintas elemen tersebut menunjukkan kuatnya kebersamaan masyarakat Pidie dalam menjaga persatuan dan kondusivitas daerah.

Baca Juga  Apel Kebangsaan Indonesia Damai Digelar di Bireuen

Bupati Pidie Sarjani Abdullah mengatakan apel tersebut bukan sekadar agenda rutin atau kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum itu harus menjadi pengingat bersama untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan merawat perdamaian.

“Penyelenggaraan Apel Kebangsaan Indonesia Damai ini bukan sekadar agenda rutin atau seremoni belaka, melainkan momentum penting bagi kita seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat di Kabupaten Pidie untuk memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan, serta merawat perdamaian di bumi Pidie yang kita cintai ini,” tegas Sarjani.

Ia menegaskan, perdamaian merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan Kabupaten Pidie.

Baca Juga  Suara Warga Percepat Reformasi Pelayanan Publik Banda Aceh

Selain memperkuat semangat kebangsaan, apel tersebut menjadi ruang untuk menyatukan tekad seluruh elemen daerah agar terus menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif.

Sarjani juga menyoroti pita Merah Putih yang dikenakan para peserta. Menurutnya, atribut tersebut memiliki makna lebih dari sekadar perlengkapan kegiatan.

Pita Merah Putih menjadi simbol pengingat tentang pentingnya nasionalisme, soliditas, serta tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui Apel Kebangsaan Indonesia Damai, Pemerintah Kabupaten Pidie mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, dan mempertahankan perdamaian sebagai modal utama pembangunan daerah.