Berita Utama

Gunung Sinabung Erupsi, Polisi Siagakan Seratus Personel

Avatar
×

Gunung Sinabung Erupsi, Polisi Siagakan Seratus Personel

Sebarkan artikel ini
Polda Sumut siagakan 100 personel dan peralatan pendukung, Senin, 31 Agustus 2026. [Foto: Humas Poldasu]

Byklik.com | Medan – Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami erupsi pada Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 10.17 WIB. Erupsi berlangsung selama 991 detik dengan tinggi kolom erupsi sekitar 3,5 kilometer dan bergerak ke arah timur-tenggara.

Hingga pukul 11.25 WIB, aktivitas erupsi masih berlangsung. Berdasarkan pemantauan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun laporan kerugian material yang signifikan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan koordinasi dan pemantauan untuk memastikan keamanan masyarakat serta mengantisipasi perkembangan situasi.

“Polri bersama seluruh stakeholder terkait terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Sinabung. Kami juga memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membantu masyarakat,” ujar Ferry.

Sejumlah desa di sekitar Gunung Sinabung dilaporkan terdampak abu vulkanik tipis, yakni Desa Kuta Rakyat, Kuta Gugung, Sigaranggarang, Sukanalu dan Sukandebih. Abu tersebut sejauh ini belum mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga  Dalam 72 Jam, Polda Sumut Ungkap 134 Kasus Narkoba

Ferry mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas dan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terutama untuk tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, Satbrimob Polda Sumut berkoordinasi dengan Roops Polda Sumut, Polres Tanah Karo, BPBD dan Basarnas. Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau sekitar 100 personel dipimpin Danyon A Pelopor Kompol Abdul Holid disiapkan untuk mendukung penanganan apabila diperlukan.

Personel dilengkapi berbagai sarana pendukung, mulai kendaraan operasional, mobil repeater, truk angkut, dapur lapangan, water treatment, sepeda motor, tenda pleton, alat komunikasi, hingga drone.

Di Kabupaten Karo, sekitar 100 personel Polres Tanah Karo juga disiagakan untuk memantau aktivitas gunung dan membantu pengamanan masyarakat. Polres bersama Forkopimca dan pemerintah desa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api PVMBG di Desa Ndokum Siroga.

Baca Juga  Aslog Polri Kirim Kendaraan Percepat Pemulihan Aceh Tamiang

Petugas juga mengingatkan masyarakat, pengunjung, dan pelaku wisata agar tidak memasuki zona merah serta segera meninggalkan kawasan berbahaya sesuai rekomendasi PVMBG.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan berbahaya dan selalu mengikuti informasi resmi dari petugas maupun PVMBG,” tegas Ferry.

Satu SSK personel Satbrimob Polda Sumut sebelumnya telah mengikuti apel penugasan yang dipimpin Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol. Dwi Tunggal Jaladri. Setelah apel, personel bergerak menuju Polres Tanah Karo untuk memperkuat kesiapsiagaan.

Hingga kini, personel gabungan masih melakukan pemantauan dan pengecekan terhadap kemungkinan dampak erupsi Gunung Sinabung. Polda Sumut memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat.