Byklik.com | Sampoiniet – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Desa Singgah Mata dengan Desa Cot Paya, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, kini memasuki tahap akhir. Progres pembangunan infrastruktur penyeberangan tersebut telah mencapai 91 persen.
Jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 1,2 meter dan tinggi 8 meter itu dirancang menjadi akses utama bagi masyarakat kedua desa dalam menunjang mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Jembatan tersebut ditopang struktur abutment berukuran panjang 2,5 meter, lebar 5,8 meter dan tinggi 8 meter yang menjadi bagian penting dalam menjaga kekuatan serta keandalan konstruksi.
Hingga Senin, 31 Agustus 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 91 persen. Dengan kondisi cuaca yang cerah, proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala teknis maupun hambatan di lapangan.
Pekerjaan saat ini difokuskan pada tahap finishing, meliputi pemasangan dan pengelasan endril atau dinding pagar serta pengecatan lantai jembatan. Pekerjaan tersebut melanjutkan proses pengelasan dan pengecatan tiang pagar yang telah diselesaikan sehari sebelumnya.
Di lokasi pembangunan, Babinsa Kopka Musliadi bersama para pekerja sipil terus bergotong royong menyelesaikan sejumlah pekerjaan tersisa. Upaya tersebut dilakukan agar jembatan segera dapat dilintasi masyarakat dengan aman dan nyaman.
“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian untuk mempermudah konektivitas warga Desa Singgah Mata dan Cot Paya. Dengan progres yang sudah 91 persen ini, kami optimis jembatan bisa segera digunakan sepenuhnya oleh masyarakat,” ujar Kopka Musliadi di sela-sela pengerjaan.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan semakin memudahkan akses masyarakat antara Desa Singgah Mata dan Desa Cot Paya, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas warga di kedua wilayah.











