Berita Utama

Bupati Aceh Utara Minta Bantuan Banjir Dikawal

Avatar
×

Bupati Aceh Utara Minta Bantuan Banjir Dikawal

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa. [Foto: Dok/Byklik.com]

Byklik.com | Lhoksukon – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa, meminta seluruh camat dan keuchik mengawal ketat proses penyaluran bantuan banjir kepada masyarakat terdampak.

Hal itu disampaikan Ayah Wa untuk memastikan bantuan pemerintah, mulai dari Jaminan Hidup (Jadup), bantuan Isi Hunian hingga Stimulan Ekonomi, diterima masyarakat secara utuh, transparan dan sesuai aturan tanpa pemotongan maupun pengutipan oleh pihak mana pun, Kamis, 27 Agustus 2026.

“Saya meminta para camat dan keuchik mengawal seluruh proses penyaluran bantuan secara transparan, tertib, dan sesuai aturan. Jangan sampai muncul kebijakan di lapangan yang justru mengurangi hak masyarakat penerima,” tegas Ayah Wa.

Baca Juga  PLN NP Arun Serahkan Perahu Karet untuk Polres Lhokseumawe

Menurutnya, peran aparatur di tingkat kecamatan dan desa sangat penting dalam menjaga keterbukaan penyaluran bantuan. Bantuan tersebut merupakan hak masyarakat terdampak banjir untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial warga.

“Kita menyadari adanya dinamika kebijakan di tingkat lokal, namun hal tersebut tidak boleh mengabaikan kepentingan rakyat. Kalaupun ada kebijakan di tingkat kecamatan maupun desa dalam proses pelaksanaan di lapangan, jangan sampai kebijakan tersebut merugikan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh jajarannya agar menjaga nama baik Kabupaten Aceh Utara dengan tidak melakukan tindakan ilegal yang berpotensi menimbulkan isu negatif maupun keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga  Banjir Meluas di Aceh Utara, Tanggul Jebol dan Ribuan Dievakuasi

“Kita ingin seluruh proses bantuan ini berjalan dengan baik, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai ada oknum tertentu yang berbuat menyimpang hingga mencemari nama baik daerah,” kata Ayah Wa.

Ayah Wa kembali menegaskan agar seluruh aparatur, mulai dari camat hingga gkuchik, menjalankan amanah penyaluran bantuan dengan penuh tanggung jawab.

“Yang paling penting adalah masyarakat. Jangan kurangi hak mereka dan jangan buat masyarakat yang sedang dalam kondisi sulit menjadi semakin terbebani,” pungkasnya.