Byklik.com | Sabang – PT PLN Persero menambah kapasitas pembangkit listrik sekitar 3 megawatt MW di Kota Sabang, Aceh, pada 2026. Penambahan tersebut dilakukan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi di wilayah kepulauan dan destinasi wisata tersebut.
Penambahan kapasitas menjadi langkah strategis PLN untuk menjaga kecukupan daya, terutama ketika terdapat unit pembangkit yang menjalani pemeliharaan.
Saat ini, sistem kelistrikan Sabang memiliki total daya mampu sekitar 7,8 MW yang ditopang 12 unit mesin di PLTD Aneuk Laot dan PLTD Cot Abeuk. Sistem tersebut melayani 16.093 pelanggan di seluruh Kota Sabang.
Meski masih memiliki cadangan daya, PLN terus memperkuat kapasitas pembangkit seiring meningkatnya konsumsi listrik, terutama pada malam hari.
Manager Pembangkitan, IPP, dan Excess Power Unit Aceh, Chairul Asril, mengatakan penambahan kapasitas dilakukan untuk memastikan kecukupan daya tetap terjaga dan pelayanan listrik kepada masyarakat tidak terganggu.
“Penambahan kapasitas ini untuk mengantisipasi pertumbuhan beban pelanggan dan memastikan kecukupan daya tetap terjaga, khususnya ketika ada unit pembangkit yang menjalani pemeliharaan,” kata Chairul Asril dalam media gathering bersama puluhan awak media di Kota Sabang, Kamis, 20 Agustus 2026.
Berdasarkan data PLN, beban puncak listrik Sabang pada siang hari berada di kisaran 4,08 MW. Sementara pada malam hari, beban rata-rata mencapai 6,1 MW dengan beban tertinggi sekitar 6,5 MW.
Dengan daya mampu 7,8 MW, sistem kelistrikan Sabang masih memiliki cadangan daya. Namun, peningkatan konsumsi listrik dan kebutuhan menjaga keandalan sistem menjadi pertimbangan PLN dalam menambah kapasitas pembangkit.
Penguatan sistem kelistrikan tersebut dinilai penting bagi Sabang yang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Aceh. Ketersediaan listrik yang andal dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, pelayanan publik, dunia usaha, perdagangan, hingga operasional berbagai fasilitas pariwisata.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Zulfan M. Jamil, mengatakan PLN berkomitmen menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Kota Sabang.
“PLN berkomitmen menjaga kontinuitas pasokan listrik untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kota Sabang,” ujar Zulfan.
Penambahan kapasitas sekitar 3 MW diharapkan semakin memperkuat kesiapan sistem kelistrikan Sabang dalam menghadapi pertumbuhan pelanggan dan konsumsi energi.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN memastikan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan di wilayah kepulauan Aceh.
Dalam media gathering tersebut, Chairul Asril didampingi Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh Zulfan M. Jamil serta Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Aceh Nurlana.











