Pendidikan & Karier

Kemenag Aceh Utara Bimtek EMIS Tingkatkan Kapasitas Operator

Avatar
×

Kemenag Aceh Utara Bimtek EMIS Tingkatkan Kapasitas Operator

Sebarkan artikel ini
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara gelar Bimtek Pengelolaan EMIS 4.0 bagi operator lembaga pendidikan keagamaan, Rabu, 19 Agustus 2026. [Foto: Ist]

Byklik.com | Lhoksukon – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan EMIS 4.0 bagi operator lembaga pendidikan keagamaan, Rabu, 19 Agustus 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Data Lembaga Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yang Akurat serta Berkualitas” tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Aceh Utara dengan diikuti 103 peserta dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan di bawah binaan Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren)

Peserta terdiri atas operator Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), Pondok Pesantren Salafiyah, Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS), Satuan Pendidikan Muadalah (SPM), Pendidikan Diniyah Formal (PDF), hingga Ma’had Ali.

Bimtek secara resmi dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, H. Fadli, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola data lembaga pendidikan keagamaan melalui pemanfaatan aplikasi EMIS 4.0 sebagai basis perencanaan dan pengambilan kebijakan.

Fadli menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Kementerian Agama mengalami penguatan struktur organisasi melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PMA Nomor 33 Tahun 2024 mengenai Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama.

Baca Juga  Kemenag Buka Kanal AMAN, Dorong Korban Kekerasan Berani Melapor

Regulasi tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren sebagai unit organisasi tersendiri di lingkungan Kementerian Agama yang diharapkan semakin memperkuat pembinaan pendidikan pesantren di Indonesia.

“Kegiatan Bimtek ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman operator dalam mengelola dan memperbarui data melalui EMIS 4.0. Ke depannya setiap pondok pesantren terus mengupdate data yang akurat dan mutakhir karena menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan, pembinaan, serta pengambilan kebijakan yang diperlukan oleh pusat,” ujar Fadli.

Ia menambahkan, keberadaan data yang valid dan terkini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan keagamaan sekaligus memastikan setiap kebijakan pemerintah dapat disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Sementara itu, Kepala Seksi PD Pontren Kankemenag Aceh Utara, H. Yusri, S.Ag., M.AP., menyampaikan bahwa Bimtek tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman teknis kepada operator, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pengelolaan data secara berkelanjutan di masing-masing lembaga.

Menurutnya, seluruh peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ketika kembali ke lembaga masing-masing.

“Setelah mengikuti Bimtek ini, para operator diharapkan kembali ke lembaga masing-masing dengan membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk diterapkan dalam pengelolaan data EMIS secara tertib, akurat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga  Dinas Perpustakaan Aceh Utara Gelar Bimtek Menulis Konten Lokal  

Yusri juga mengingatkan para operator agar mengikuti kegiatan dengan serius dan tidak sekadar memenuhi kewajiban penginputan data. Sebab, operator memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh data lembaga benar-benar sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Aceh Utara, para pengawas madrasah, serta jajaran staf PD Pontren Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara.

Materi Bimtek disampaikan Muhammad Thala selaku Operator Admin EMIS PD Pontren Kanwil Kementerian Agama Aceh. Pemaparan difokuskan pada pengelolaan EMIS 4.0, mulai dari pemutakhiran data, tata kelola administrasi, hingga optimalisasi pemanfaatan aplikasi dalam mendukung pendataan lembaga pendidikan keagamaan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para operator turut menyampaikan berbagai kendala yang selama ini dihadapi dalam pengelolaan data EMIS sehingga persoalan tersebut dapat dibahas bersama untuk menemukan solusi yang tepat.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara berharap seluruh operator semakin memahami sistem pengelolaan EMIS 4.0 dan mampu menghasilkan data yang akurat, valid, mutakhir, serta berkualitas guna mendukung peningkatan layanan pendidikan dan pengambilan kebijakan di lingkungan Kementerian Agama.