Byklik.com | Lhokseumawe – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Lhokseumawe, Dr. H. Muhammad Amin, S.Ag., M.A., membuka Bimbingan Teknis Implementasi Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi madrasah di lingkungan Kemenag Kota Lhokseumawe, Rabu, 29 Juli 2026. Dalam kegiatan itu, ia menekankan pentingnya menghadirkan nilai cinta dalam proses pendidikan.
Muhammad Amin mengatakan pendidikan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi pelajaran, tetapi juga membangun hubungan yang penuh kasih antara guru dan peserta didik. Menurutnya, pendekatan tersebut akan memudahkan siswa menerima sekaligus mencintai ilmu yang diajarkan.
“Didiklah anak-anak dengan penuh cinta supaya anak mudah mencintai apa yang kita ajarkan,” ujar Muhammad Amin.
Ia mengajak seluruh guru untuk terus mengembangkan kapasitas diri agar nilai-nilai dalam Kurikulum Berbasis Cinta dapat diterapkan secara optimal di lingkungan madrasah. Dengan demikian, pendidikan diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang berakhlak dan penuh kasih.
Muhammad Amin berharap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya menjadi konsep pembelajaran, tetapi benar-benar menjadi budaya di setiap madrasah. Menurutnya, keberhasilan kurikulum tersebut akan tercermin dari terbentuknya karakter anak yang menjunjung nilai-nilai cinta, kepedulian, dan saling menghormati.
Ketua panitia, Zulkhairi, S.Ag., menjelaskan kegiatan bimbingan teknis tersebut merupakan inisiatif Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (K2MI), Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (K2MTs), dan Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (K2MA) Kota Lhokseumawe.
Bimbingan teknis diikuti seluruh kepala madrasah dan wakil kepala bidang kurikulum jenjang MI, MTs, dan MA se-Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman tenaga pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara efektif di lingkungan madrasah.











