Byklik.com | Bogor – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengukuhkan Pengurus Harian Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB) sebagai langkah memperkuat tata kelola SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) agar berkembang menjadi sekolah unggulan bertaraf internasional yang dikelola secara profesional, akuntabel, adaptif, dan berkelanjutan.
Pengukuhan berlangsung di Kampus SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Selasa, 21 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0004000.AH.01.07 Tahun 2026 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara yang ditetapkan pada 29 Mei 2026.
LP-KTB dibentuk sebagai badan penyelenggara yang bertanggung jawab menjaga arah dan keberlanjutan pengembangan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Lembaga tersebut bertugas memastikan tata kelola sekolah berjalan sesuai prinsip good governance, mulai dari penyusunan kebijakan pendidikan, pengembangan kurikulum, peningkatan mutu tenaga pendidik, penguatan karakter peserta didik, pengelolaan sarana dan prasarana, hingga perluasan kerja sama dengan institusi pendidikan di dalam maupun luar negeri.
Keberadaan LP-KTB diharapkan menjadikan pengembangan sekolah tidak bergantung pada individu tertentu, melainkan ditopang oleh sistem kelembagaan yang kuat sehingga kualitas pendidikan dapat terus terjaga secara berkelanjutan.
Dalam struktur organisasi LP-KTB, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Ketua Pengawas Eksekutif, didampingi Juliati Sigit Prabowo sebagai Wakil Ketua Pengawas Eksekutif. Sementara itu, Komjen Pol. Dedi Prasetyo dipercaya sebagai Ketua Eksekutif, didampingi Irjen Pol. Anwar sebagai Wakil Ketua Eksekutif, Dirgayuza Setiawan sebagai Sekretaris Eksekutif, dan Cecilia Peggy Sulistio sebagai Bendahara Eksekutif.
Kepengurusan LP-KTB juga diperkuat sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, di antaranya Komjen Pol. (Purn.) Chryshnanda Dwilaksana, Sugianto Kusuma (Aguan), Budhi Herdi Susianto, Miftah Nur Sabri, dan Ari Cahya Nugraha. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat jejaring strategis sekaligus mendorong inovasi dalam pengembangan pendidikan.
Pada kesempatan yang sama, Wakapolri meninjau aktivitas 297 siswa yang telah menempati asrama dan mengikuti proses pendidikan. Peninjauan meliputi pelaksanaan pre-test Matematika dan Bahasa Inggris, pembinaan karakter, latihan drumband, serta kesiapan fasilitas pembelajaran dan kehidupan berasrama.
SMA Kemala Taruna Bhayangkara dirancang sebagai sekolah berasrama bertaraf internasional dengan fasilitas yang mendukung pembelajaran abad ke-21, antara lain ruang kelas modern, laboratorium, perpustakaan, gedung teater, gimnasium, kolam renang, lapangan sepak bola berstandar internasional, ruang makan, asrama putra dan putri, ruang kesehatan, ruang kegiatan siswa, serta rumah ibadah.
Dari sisi akademik, sekolah tersebut telah memperoleh sertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) dari International Baccalaureate Organization (IBO). Kurikulum International Baccalaureate (IB) dipadukan dengan Kurikulum Nasional untuk membentuk peserta didik yang memiliki karakter kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, penguasaan sains dan teknologi, kecerdasan buatan (artificial intelligence), coding, literasi digital, serta wawasan global.
Dalam sambutannya, Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa penguatan kelembagaan merupakan kunci dalam membangun institusi pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
“Sekolah yang hebat dibangun oleh sistem yang hebat. Karena itu, LP-KTB dibentuk untuk memastikan setiap kebijakan, setiap proses pembelajaran, dan setiap langkah pengembangan sekolah berjalan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu. Dengan tata kelola yang kuat, SMA Kemala Taruna Bhayangkara diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi pemimpin Indonesia yang berintegritas, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengukuhan LP-KTB merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui penguatan tata kelola kelembagaan yang berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia unggul sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.***











