Berita Utama

Pemkab Bener Meriah Evaluasi Program Pangan Aman

Bambang Iskandar Martin
×

Pemkab Bener Meriah Evaluasi Program Pangan Aman

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Program Desa Pangan Aman, Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan, dan Pasar Aman Berbasis Komunitas Tahun 2026, di Aula Rembele Caffe and Homestay, Kecamatan Bukit, Rabu, 22 Juli 2026. (Foto: Diskominfo Bener Meriah)

Byklik.com | Redelong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Program Desa Pangan Aman, Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan, dan Pasar Aman Berbasis Komunitas Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pengawasan keamanan pangan di tingkat desa, sekolah, dan pasar.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rembele Caffe and Homestay, Kecamatan Bukit, Rabu, 22 Juli 2026, dibuka oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah, Khairmansyah, yang mewakili Bupati Bener Meriah.

Dalam sambutannya, Khairmansyah mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, sehat, bermutu, dan bergizi melalui penguatan pengawasan di berbagai sektor.

Menurutnya, keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat. Karena itu, kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan sekaligus mengukur efektivitas penerapannya di lingkungan desa, sekolah, dan pasar.

Baca Juga  Mensos Salurkan Bantuan Tahap II di Aceh Tamiang

“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kita ingin memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan sehingga masyarakat memperoleh pangan yang aman, sehat, bermutu, dan bergizi. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen dan kerja sama semua pihak,” ujar Khairmansyah.

Ia menjelaskan, program tersebut berfokus pada tiga pilar utama, yakni mewujudkan kemandirian desa dalam menjamin ketersediaan pangan yang aman hingga tingkat rumah tangga, melindungi warga sekolah dari risiko pangan jajanan anak sekolah (PJAS) yang tidak memenuhi standar keamanan, serta memastikan pasar bebas dari penggunaan bahan berbahaya melalui peningkatan higiene dan sanitasi para pedagang.

Khairmansyah berharap pelaksanaan Program Desa Pangan Aman, Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan, dan Pasar Aman Berbasis Komunitas dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat di Kabupaten Bener Meriah.

Baca Juga  Akses Belum Normal, Pemkab Aceh Tengah Amankan Pasokan LPG Warga

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bener Meriah, Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh Tengah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bener Meriah, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bener Meriah.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap pelaksanaan Program Desa Pangan Aman, Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan, dan Pasar Aman Berbasis Komunitas dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan perlindungan konsumen di Kabupaten Bener Meriah.***