Berita UtamaEkonomi & Bisnis

Sekda Aceh Dukung Investasi Pabrik Metanol KEK Arun

Avatar
×

Sekda Aceh Dukung Investasi Pabrik Metanol KEK Arun

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir menerima kunjungan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin, 13 Juli 2026. [Foto: Humas Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir menerima kunjungan manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin, 13 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana investasi pembangunan pabrik metanol di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Kota Lhokseumawe.

M. Nasir menyampaikan apresiasi atas ketertarikan perusahaan untuk berinvestasi di Aceh. Ia menegaskan Pemerintah Aceh berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan dukungan kepada investor yang ingin mengembangkan usahanya di daerah.

Baca Juga  Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Kota Langsa

“Pemerintah Aceh terbuka terhadap investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Kami menyambut baik setiap calon investor yang ingin berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja di Aceh,” ujar M. Nasir.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen PT Indoasia Oil Tank Terminal memaparkan rencana pembangunan pabrik metanol yang akan memanfaatkan gas alam sebagai bahan baku utama untuk memenuhi kebutuhan metanol bagi industri nasional.

Selain mengurangi ketergantungan terhadap impor metanol, proyek tersebut diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang luas melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia lokal, serta mendorong berkembangnya industri hilir berbasis metanol.

Baca Juga  DPRA Setujui Tiga Rancangan Qanun Aceh Usul Inisiatif 2026

Industri turunan yang berpotensi berkembang antara lain formaldehida, asam asetat, dimetil eter (DME), dan berbagai produk petrokimia lainnya yang memiliki nilai tambah tinggi.

Pemerintah Aceh berharap investasi tersebut dapat segera direalisasikan sehingga mampu memperkuat industri berbasis gas di KEK Arun Lhokseumawe sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah melalui pengembangan hilirisasi yang berkelanjutan.