HeadlineOlahraga

Diwarnai Dua Keputusan Kontroversial, Argentina Menang Dramatis 3-2 Atas Mesir

×

Diwarnai Dua Keputusan Kontroversial, Argentina Menang Dramatis 3-2 Atas Mesir

Sebarkan artikel ini
Lionel Messi. Foto: fifa.com

ATLANTA – Pertandingan dramatis penuh emosi tersaji di Atlanta Stadium saat Argentina berhasil menumbangkan perlawanan sengit Mesir dengan skor ketat 3-2 pada Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026. Laga ini dipenuhi ketegangan sebelum akhirnya sang juara bertahan menyuguhkan aksi comeback epik di menit-menit krusial.

Mesir sempat mengejutkan publik Atlanta setelah unggul lebih dulu lewat sundulan Yasser Ibrahim pada menit ke-15. Ketangguhan kiper Mesir, Mostafa Shoubir, sempat membuat lini depan Argentina frustrasi, bahkan ia berhasil menggagalkan eksekusi penalti Lionel Messi. Skuad Pharaohs semakin di atas angin setelah Zizo menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di menit ke-67 memanfaatkan skema serangan balik cepat bersama Mohamed Salah.

Comeback bersejarah Argentina dimulai pada menit ke-79 melalui gol sundulan Cristian Romero. Lima menit berselang, tepatnya menit ke-84, Lionel Messi membayar kegagalan penaltinya dengan sebuah penyelesaian brilian yang menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Seperti dikutip dari fifa.com, drama panggung Atlanta pada Selasa malam, 7 Juli 2026, ditutup dengan manis oleh Enzo Fernandez pada masa injury time (90+2′). Gol Fernandez tidak hanya mengunci kemenangan dramatis 3-2 untuk Argentina, namun juga tercatat sebagai gol ke-3.000 dalam sejarah pelaksanaan Piala Dunia. Atas kontribusi besarnya memimpin kebangkitan tim, Lionel Messi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Man of the Match).

Baca Juga  Moriyasu Tetap Bangga Meski Jepang Disingkirkan Brasil Dramatis

Diwarnai Dua Momen Kontroversial dan Protes Keras Mesir

Di balik ketatnya drama lima gol tersebut, mengutip lansiran cnnindonesia.com, pertandingan ini menyisakan sorotan tajam akibat dua keputusan wasit yang dinilai merugikan kubu Mesir dan memicu kontroversi di lapangan:

  1. Penganuliran Gol Kedua Zizo Sebelum Menit ke-60

    Sebelum mencetak gol sahnya di menit ke-67, Mesir sebenarnya sempat merayakan gol kedua melalui skema serangan balik cepat yang diinisiasi Haissem Hassan dan diselesaikan oleh Zizo. Namun, kegembiraan skuad Pharaohs sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena menganggap telah terjadi pelanggaran lebih dulu dalam proses membangun serangan (build-up). Keputusan ini memicu protes keras dari para pemain Mesir dan tim pelatih di pinggir lapangan.

  2. Hadiah Penalti untuk Argentina yang Dipertanyakan

    Momen krusial lain yang memicu perdebatan adalah ketika Nicolas Tagliafico terjatuh di kotak terlarang. Pergerakan cerdik bek kiri Argentina tersebut dinilai dilanggar oleh pemain bertahan Mesir, sehingga wasit langsung menunjuk titik putih. Kubu Mesir menilai kontak yang terjadi sangat minim dan Tagliafico melakukan reaksi berlebih. Meski eksekusi penalti Lionel Messi akhirnya berhasil ditepis dengan gemilang oleh Mostafa Shoubir, keputusan pemberian penalti ini tetap menjadi buah bibir pascapertandingan.

Baca Juga  Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 80 Kilogram Sabu di Sulawesi Selatan

Rekap Perjalanan Argentina di Fase Gugur Piala Dunia 2026

Berikut adalah ringkasan perjalanan mendebarkan Albiceleste dari babak 32 besar, kemenangan dramatis di 16 besar, hingga prospek di babak perempat final:

  • Babak 32 Besar (vs Tanjung Verde): Langkah awal Argentina di fase gugur dimulai dengan mulus. Skuad asuhan Lionel Scaloni berhasil meredam perlawanan tim kejutan asal Afrika, Tanjung Verde, untuk mengamankan tiket menuju perdelapan final.

  • Babak 16 Besar (vs Mesir): Menghadapi Mesir yang tampil solid, Argentina dipaksa bekerja ekstra keras setelah tertinggal dua gol terlebih dahulu. Namun, tiga gol telat dari Romero, Messi, dan Enzo Fernandez memastikan langkah dramatis sang juara bertahan ke babak berikutnya melalui kemenangan 3-2.

  • Babak Perempat Final (vs Swiss): Setelah melewati adangan Mesir yang dramatis, Argentina dijadwalkan menghadapi Swiss di babak perempat final. Swiss sendiri melaju ke babak 8 besar ini setelah memenangkan pertandingan sengit melawan Kolombia. Laga ini diprediksi akan menjadi ujian taktis yang berat berikutnya bagi Messi cs demi mempertahankan gelar juara dunia mereka.[]