Berita Utama

Bupati Tagore Letakkan Batu Pertama Pembangunan Huntap

Bambang Iskandar Martin
×

Bupati Tagore Letakkan Batu Pertama Pembangunan Huntap

Sebarkan artikel ini
Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, meletakkan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: Diskominfo Bener Meriah)

Byklik.com | Redelong – Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, meletakkan batu pertama pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Rabu, 1 Juli 2026.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga menerima bantuan satu unit kendaraan dapur umum lapangan dari BNPB untuk memperkuat penanganan kebencanaan di daerah tersebut.

Pembangunan Huntap merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hasil sinergi Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dengan pemerintah pusat. Program ini ditujukan untuk menyediakan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Asep Dedi Darmadi, Ketua DPRK Bener Meriah Mhd. Saleh, Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi, Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, Kepala Kejaksaan Negeri Bener Meriah Edwar, Sekretaris Daerah Bener Meriah Riswandika Putra, Danyonif 114/Satria Musara Letkol Inf Fahrul Yuza, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran pemerintah daerah.

Baca Juga  Wabup Armia Pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

Dalam sambutannya, Tagore mengatakan pembangunan Huntap menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.

“Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terus berupaya agar masyarakat yang terdampak bencana segera memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak. Hunian tetap bukan hanya bangunan yang terdiri atas dinding dan atap, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya keluarga, lahirnya harapan, serta bangkitnya semangat untuk menata masa depan,” ujarnya.

Serah terima satu unit kendaraan dapur umum lapangan dari BNPB kepada Pemkab Bener Meriah, Rabu, 1 Juli 2026. (Foto: Diskominfo Bener Meriah)

Tagore juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, BNPB, dan seluruh pihak yang telah mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Bener Meriah.

Menurutnya, bantuan kendaraan dapur umum lapangan akan memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi bencana maupun kondisi darurat lainnya. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat penyediaan dan distribusi makanan bagi masyarakat terdampak, termasuk di wilayah yang sulit dijangkau.

Baca Juga  Wali Kota Lhokseumawe Lantik 18 Pejabat Administrator dan Pengawas

Sementara itu, Staf BNPB Brigjen TNI Asep Dedi Darmadi mengatakan pembangunan Huntap dan penyerahan kendaraan dapur umum lapangan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.

Ia menilai hunian tetap tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan secara aman, nyaman, dan produktif.

Menurut Asep, keberhasilan rehabilitasi pascabencana memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

Melalui pembangunan Huntap di Desa Pante Raya, pemerintah berharap masyarakat terdampak bencana segera memperoleh tempat tinggal yang layak sekaligus meningkatkan ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana pada masa mendatang.***