Byklik.com | Lhoksukon – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara secara resmi melepas para petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dalam apel yang berlangsung di Lapangan Upacara Landing, Senin, 15 Juni 2026.
Apel pelepasan dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Utara, Dr. Fauzan, S.STP., MPA, yang mewakili Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M.
Dalam kesempatan tersebut, Fauzan secara simbolis melepas ratusan petugas yang akan melaksanakan pendataan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Fauzan menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) beserta seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang dilaksanakan untuk memperoleh data yang lengkap dan akurat mengenai kondisi perekonomian masyarakat. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, perencanaan program, pengambilan keputusan, serta evaluasi berbagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan sensus tahun ini memiliki arti yang sangat penting bagi Aceh Utara yang baru-baru ini terdampak bencana banjir di sebagian besar wilayahnya.
Dari 27 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, sebanyak 25 kecamatan terdampak banjir yang berpengaruh terhadap aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat.
“Dalam konteks pascabencana ini, pelaksanaan Sensus Ekonomi memiliki arti yang sangat strategis sebagai instrumen untuk memetakan kembali kondisi dan kapasitas ekonomi masyarakat. Data yang dihasilkan akan memberikan gambaran akurat mengenai keberlangsungan usaha, tingkat pemulihan pelaku UMKM, perubahan struktur kegiatan ekonomi, serta dukungan yang diperlukan oleh sektor-sektor terdampak,” kata Fauzan.
Ia menambahkan, data yang valid akan membantu pemerintah merumuskan kebijakan pemulihan ekonomi yang lebih tepat sasaran, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat terhadap risiko bencana, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Bupati Aceh Utara juga berpesan kepada seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika kerja, dan menjaga kerahasiaan data responden.
“Kehadiran saudara-saudara di lapangan bukan hanya sebagai pengumpul data, tetapi juga sebagai duta yang membawa nama baik pemerintah dan lembaga. Jaga kesehatan, keselamatan, dan pertahankan semangat pengabdian selama menjalankan tugas di lapangan demi terwujudnya data ekonomi yang berkualitas dan terpercaya,” pesannya.
Apel pelepasan tersebut turut dihadiri para staf ahli bupati, para asisten Setdakab Aceh Utara, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Aceh Utara, kepala bagian di lingkungan Setdakab Aceh Utara, serta jajaran pimpinan BPS Kabupaten Aceh Utara dan seluruh petugas sensus yang akan bertugas.
Dengan dimulainya pendataan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap tersedianya data ekonomi yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan dan percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pascabanjir.











