Berita Utama

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah

Bambang Iskandar Martin
×

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah

Sebarkan artikel ini
Asrama Haji Aceh menggelar rapat kesiapan untuk menyambut kepulangan jemaah haji asal Aceh yang dijadwalkan berlangsung mulai 15 hingga 30 Juni 2026, Minggu, 14 Juni 2026. (Foto: Kemenhaj)

Byklik.com | Banda Aceh – Asrama Haji Aceh menyatakan kesiapan untuk menyambut kepulangan jemaah haji asal Aceh yang dijadwalkan berlangsung mulai 15 hingga 30 Juni 2026. Berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan proses debarkasi berjalan lancar serta memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi jemaah yang kembali dari Tanah Suci.

Kepala Asrama Haji Aceh, Irsyadi, mengatakan persiapan yang dilakukan telah mencapai 99 persen. Sejumlah fasilitas dan layanan pendukung telah diperiksa kembali, termasuk sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, kualitas air, sanitasi, serta pengasapan (fogging) di kawasan asrama.

“Alhamdulillah, persiapan telah mencapai 99 persen. Sejak proses pemberangkatan selesai, seluruh fasilitas langsung kami evaluasi dan lakukan pengecekan kembali sehingga saat debarkasi nanti Asrama Haji Aceh siap melayani jemaah,” ujar Irsyadi di Banda Aceh, Minggu, 14 Juni 2026.

Ia menjelaskan, setibanya di Bandara Sultan Iskandar Muda, jemaah akan menuju Asrama Haji Aceh untuk mengikuti prosesi pelepasan sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing. Pada fase kepulangan, sebagian besar jemaah umumnya tidak menginap di asrama dan langsung kembali ke kampung halaman.

Meski demikian, berbagai fasilitas tetap disiapkan untuk memenuhi kebutuhan jemaah selama berada di asrama. Fasilitas ibadah disediakan di Gedung Jeddah untuk jemaah perempuan dan di Gedung Grand Misfalah untuk jemaah laki-laki, terutama bagi mereka yang tiba bertepatan dengan waktu salat.

Baca Juga  Dokter Spesialis Daerah 3T Dapat Insentif Rp30 Juta

Selain itu, fasilitas istirahat juga tersedia bagi jemaah yang harus menunggu keberangkatan lanjutan menggunakan transportasi udara maupun laut menuju daerah asal.

Menurut Irsyadi, sejumlah jemaah dari wilayah yang memiliki jarak tempuh cukup jauh, seperti Aceh Tenggara, serta daerah kepulauan seperti Simeulue dan Sabang, biasanya membutuhkan waktu tunggu lebih lama sebelum melanjutkan perjalanan.

“Karena itu, kamar dan fasilitas pendukung tetap kami siapkan sesuai kebutuhan jemaah,” katanya.

Di bidang kesehatan, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Aceh menyiapkan layanan kesehatan di Gedung Muzdalifah. Fasilitas tersebut akan digunakan sebagai tempat observasi dan pelayanan medis bagi jemaah yang membutuhkan penanganan kesehatan setelah tiba dari Arab Saudi.

“Gedung Muzdalifah kami fungsikan sebagai klinik kesehatan yang akan digunakan oleh tim medis dan petugas kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah yang membutuhkan,” ujar Irsyadi.

Sebagai langkah menjaga kesehatan lingkungan, tim BKK Kelas I Banda Aceh juga telah melakukan pengasapan di seluruh kawasan Asrama Haji Aceh guna mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular.

Baca Juga  Islamic Relief Gerak Cepat Bantu Pengungsi Banjir dan Longsor Aceh

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkungan asrama tetap bersih, sehat, dan terbebas dari potensi penyebaran penyakit menular,” katanya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Umum Asrama Haji Aceh, Afrizal, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji Aceh dan berbagai pihak terkait untuk memastikan seluruh proses debarkasi berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, meskipun mayoritas jemaah tidak menginap di asrama saat kepulangan, seluruh layanan tetap disiapkan sebagaimana saat embarkasi.

“Petugas pendukung tetap kami siagakan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah, mulai dari kedatangan, pelepasan, layanan ibadah, kesehatan, hingga kebutuhan istirahat sebelum mereka kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.

Afrizal menambahkan, Asrama Haji Aceh berkomitmen memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan ramah kepada seluruh jemaah haji Aceh yang kembali ke Tanah Air.

“Kami ingin memastikan setiap jemaah mendapatkan pelayanan terbaik hingga tiba kembali di daerah masing-masing. Semoga proses kepulangan berjalan lancar dan seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat,” pungkasnya.***