Byklik.com | Banda Aceh – Pertamina memastikan pasokan LPG subsidi 3 kilogram di Kota Sabang tetap aman meskipun kapal pengangkut tabung gas mengalami kecelakaan di perairan Kuala Aceh akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi beberapa hari lalu.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriansyah Sumampouw, mengatakan berbagai langkah mitigasi telah dilakukan untuk memastikan distribusi LPG ke Sabang tidak terganggu pascainsiden tersebut.
Menurutnya, Pertamina bergerak cepat menyiapkan skema percepatan pemulihan distribusi guna menjaga ketersediaan LPG bagi masyarakat di wilayah kepulauan itu.
“Pertamina telah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk memastikan pasokan LPG 3 kilogram di Sabang tetap tersedia dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Fahrougi, Kamis, 11 Juni 2026.
Sebagai langkah darurat, Pertamina meminjamkan sebanyak 1.120 tabung LPG 3 kilogram kepada agen penyalur di Sabang. Selain itu, armada pengangkut pengganti juga telah disiapkan untuk mempercepat distribusi LPG dari Banda Aceh menuju Sabang.
“Kami terus memastikan proses distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat tidak mengalami gangguan,” ujarnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi terganggunya pasokan setelah kapal pengangkut LPG mengalami kecelakaan di perairan Kuala Aceh pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Fahrougi menegaskan stok LPG 3 kilogram di Sabang saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, warga diminta tidak khawatir maupun melakukan pembelian secara berlebihan.
“Stok yang tersedia masih aman. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebih karena pasokan terus kami jaga,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya kekhawatiran masyarakat terkait kemungkinan terganggunya pasokan LPG pascainsiden kapal pengangkut tabung gas yang mengalami kecelakaan di perairan Lampulo.
Untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina terus berkoordinasi dengan agen LPG, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait agar proses penyaluran energi bersubsidi tersebut dapat berlangsung tanpa hambatan.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan aspek keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, serta perlindungan lingkungan dalam setiap kegiatan operasional dan distribusi energi.
“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan kebutuhan LPG masyarakat Sabang tetap terpenuhi hingga distribusi kembali berjalan normal sepenuhnya,” tutur Fahrougi.
Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah dilakukan, Pertamina optimistis kebutuhan LPG 3 kilogram bagi masyarakat Kota Sabang dapat terus terpenuhi tanpa kendala berarti.











