Byklik.com | Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk mengisi 12 jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.
Seleksi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Pelaksanaan seleksi diumumkan melalui Panitia Seleksi (Pansel) yang dibentuk sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tentang manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Proses seleksi akan dilakukan secara terbuka, transparan, dan profesional dengan melibatkan tim independen guna memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang memadai.
Sebanyak 12 jabatan yang dibuka dalam seleksi tersebut meliputi Sekretaris DPRK Aceh Besar, Inspektur, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Pertanian, serta Kepala Dinas Sosial.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Bahrul Jamil, mengatakan seleksi terbuka tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Seleksi JPT ini menjadi momentum penting untuk mendapatkan pejabat yang benar-benar memiliki kapasitas, inovasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kita ingin birokrasi Aceh Besar semakin kuat dan responsif terhadap kebutuhan publik,” kata Bahrul Jamil di Kota Jantho, Rabu, 10 Juni 2026.
Menurut Bahrul, seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dan diawasi secara ketat guna menjamin objektivitas proses. Ia menegaskan tidak ada ruang bagi praktik titipan maupun intervensi dalam pelaksanaan seleksi tersebut.
“Kami memastikan proses ini berjalan secara transparan dan akuntabel. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat berdasarkan kompetensi dan rekam jejak masing-masing,” ujarnya.
Ia juga mengajak ASN yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam seleksi tersebut. Menurutnya, keterlibatan ASN terbaik sangat dibutuhkan guna menghadirkan kepemimpinan birokrasi yang mampu mendorong percepatan reformasi birokrasi di Kabupaten Aceh Besar.
“Pemkab Aceh Besar membutuhkan sosok pemimpin perangkat daerah yang mampu bekerja cepat, adaptif, dan memiliki visi pembangunan yang jelas. Karena itu, kami berharap para ASN terbaik dapat mengambil bagian dalam seleksi ini,” katanya.
Pendaftaran secara daring dibuka mulai 11 hingga 25 Juni 2026 melalui laman ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sementara itu, penerimaan berkas lamaran berlangsung pada 12 hingga 26 Juni 2026 di Sekretariat Panitia Seleksi JPT Pratama Kabupaten Aceh Besar.
Persyaratan utama bagi peserta antara lain berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), berpendidikan minimal Strata 1 (S-1) atau Diploma IV (D-IV), memiliki pangkat paling rendah Pembina (IV/a), sedang atau pernah menduduki Jabatan Administrator atau Jabatan Fungsional Ahli Madya sekurang-kurangnya dua tahun, memiliki pengalaman jabatan yang relevan minimal lima tahun, berusia paling tinggi 56 tahun saat pelantikan, memiliki rekam jejak, integritas, dan moralitas yang baik, serta sehat jasmani dan rohani serta bebas narkotika.
Adapun tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak, assessment center, penulisan makalah dan presentasi, serta wawancara.
“Hasil akhir seleksi direncanakan diumumkan pada 17 Juli 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan, formulir, dan jadwal pelaksanaan dapat dilihat melalui website BKPSDM Kabupaten Aceh Besar,” ujar Bahrul.
Pembukaan seleksi JPT Pratama tersebut mendapat perhatian berbagai kalangan karena dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kinerja pemerintahan daerah. Dengan terisinya jabatan-jabatan strategis oleh pejabat yang kompeten, roda pemerintahan diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga program pembangunan daerah dapat terlaksana secara efektif.
Pemkab Aceh Besar menargetkan seluruh rangkaian seleksi selesai sesuai jadwal agar pejabat definitif yang terpilih dapat segera menjalankan tugas dan tanggung jawab pada masing-masing perangkat daerah.***











