Pendidikan & Karier

Mahasiswa PNL Raih Juara Nasional Kompetisi Teknologi Manufaktur

Avatar
×

Mahasiswa PNL Raih Juara Nasional Kompetisi Teknologi Manufaktur

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Program Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Ilham Surya. [Foto: Humas PNL]

Byklik.com | Bandung – Mahasiswa Program Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL), Ilham Surya, berhasil meraih Juara I tingkat nasional kategori CAD-CAM Milling Advanced pada ajang National CAD-CAM Competition (NCC) 2026 di Politeknik Manufaktur Bandung, 5–6 Mei 2026.

Prestasi tersebut diraih setelah Ilham mampu mengungguli peserta dari berbagai perguruan tinggi vokasi di Indonesia pada kompetisi yang menguji kemampuan desain dan manufaktur berbasis CAD-CAM tingkat lanjut.

Direktur PNL, Rizal Syahyadi menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan besar bagi kampus dan dunia pendidikan vokasi di Aceh.

Baca Juga  Ma'had Aly Malikussaleh Yudisium 38 Sarjana

“Mahasiswa Teknik Mesin PNL telah menunjukkan bahwa mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu berdiri sebagai yang terbaik di antara yang terbaik,” ujar Rizal Syahyadi, Jumat, 8 Mei 2026.

Ia mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari penguatan sistem pembelajaran berbasis industri yang terus dikembangkan di lingkungan PNL.

“Kami terus mengembangkan pembelajaran berbasis industri, di mana mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi ditempa melalui praktik, kompetisi, dan pengalaman nyata,” katanya.

Sementara itu, dosen pendamping Bukhari, ST., MCSE, mengaku bangga atas keberhasilan mahasiswanya yang dinilai menjalani proses persiapan dengan disiplin tinggi.

Baca Juga  UIN Ar-Raniry Genjot Perolehan Dana Riset Nasional

“Sejak awal persiapan, kami melihat kesungguhan yang luar biasa dari Ilham. Ia menjalani setiap proses dengan disiplin tinggi hingga akhirnya mampu berdiri di podium tertinggi nasional,” katanya.

Ajang NCC 2026 sendiri diawali dengan seleksi daring sebelum para finalis terbaik bertanding langsung di Bandung. Kompetisi tersebut menjadi salah satu ajang bergengsi bagi mahasiswa vokasi di bidang desain dan manufaktur berbasis teknologi CAD-CAM di Indonesia.