Hukum & Kriminal

BBPOM Aceh dan BNN Soroti Peredaran Obat Ilegal hingga Vape

Avatar
×

BBPOM Aceh dan BNN Soroti Peredaran Obat Ilegal hingga Vape

Sebarkan artikel ini
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyoroti maraknya peredaran obat ilegal, penyalahgunaan obat, hingga tren penggunaan vape di kalangan masyarakat melalui podcast edukatif Berbisik, Selasa, 28 April 2026. [Foto: InfoPublik]

Byklik.com | Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyoroti maraknya peredaran obat ilegal, penyalahgunaan obat, hingga tren penggunaan vape di kalangan masyarakat melalui podcast edukatif Berbisik.

Podcast bertema “Jaga Kesehatan Negeri, Bergerak di Setiap Lini” tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Aceh Hairajadi serta Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BBPOM Aceh, Maunizar.

Dalam diskusi, Maunizar menegaskan peredaran obat ilegal dan palsu menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Aparat Gabungan Tindak Tambang Emas Ilegal Beutong

“Pengawasan yang ketat dan penindakan tegas harus terus dilakukan karena produk ilegal sangat berbahaya,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.

Ia menjelaskan, modus peredaran kini semakin beragam, baik melalui jalur daring maupun luring, sehingga masyarakat dituntut lebih cermat dalam memilih produk.

Sementara itu, Hairajadi menyoroti meningkatnya penyalahgunaan obat, terutama di kalangan remaja dan usia produktif.

“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam pencegahan sejak dini,” katanya.

Isu penggunaan vape juga menjadi perhatian, karena produk yang tidak terstandar berpotensi mengandung zat berbahaya dan adiktif.

Baca Juga  Aneka Marshmallow Bersertifikat Halal Ini Mengandung Unsur Babi

Dalam kesempatan itu, masyarakat diimbau menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) serta memanfaatkan aplikasi BPOM Mobile untuk memastikan legalitas produk.

BBPOM Aceh menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, hingga masyarakat dalam menekan peredaran produk ilegal.

“Sinergi menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dari ancaman zat berbahaya,” pungkasnya.