Ekonomi & BisnisNasional

KP2MI Lepas 200 Pekerja Migran ke Jepang

Avatar
×

KP2MI Lepas 200 Pekerja Migran ke Jepang

Sebarkan artikel ini
200 Pekerja Migran Indonesia diberangkatkan ke Jepang lewat SMK Go Global di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat 3 April 2026. [Foto: Humas P2MI]

Byklik.com | Tangerang Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melepas 200 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang melalui Program SMK Go Global di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat, 3 April 2026.

Pelepasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong penempatan pekerja migran yang berkualitas dan berdaya saing global.

Wakil Menteri P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla mengatakan Jepang masih menjadi salah satu negara tujuan favorit bagi PMI. Namun, ia menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh sebelum bekerja ke luar negeri.

“Berangkat ke luar negeri harus penuh persiapan, baik dari sisi bahasa, dokumen, visi, hingga kesiapan fisik menghadapi perbedaan iklim,” ujar Dzulfikar.

Ia juga menekankan bahwa pekerja migran merupakan duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia, sehingga harus menjaga etos kerja, disiplin, dan terus meningkatkan kemampuan.

Baca Juga  Bank Indonesia Siapkan Uang Baru Sambut Ramadan 2026

Program SMK Go Global disebut sebagai bagian dari strategi nasional dalam membangun ekosistem penempatan pekerja migran yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan. Program ini membuka akses bagi lulusan SMK untuk bekerja di luar negeri secara prosedural, profesional, dan terlindungi.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyatakan program tersebut menjadi peluang bagi lulusan SMK untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja produktif di negara maju.

“Ini adalah komitmen bersama untuk mendorong transformasi kapasitas, ekonomi, dan pendidikan melalui tenaga kerja unggul,” kata Muhaimin.

Direktur Teknis PT Angkasa Pura Indonesia Ristiyanto Eko Wibowo menambahkan pihaknya mendukung peningkatan kualitas calon PMI melalui pelatihan bahasa dan budaya Jepang.

Baca Juga  Polri Tangkap Dua Pelaku TPPO Bermodus Pekerja Migran

“Pelatihan dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Dewa Aksara Nusantara untuk mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di lingkungan internasional,” ujarnya.

Acara pelepasan turut dihadiri Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Trisna Sonjaya, serta sejumlah perwakilan BUMN dan pemangku kepentingan lainnya.

Prosesi pelepasan dilakukan secara simbolis oleh Muhaimin Iskandar bersama Anggia Ermarini dan Dzulfikar Ahmad Tawalla, disaksikan para undangan.

Pemerintah berharap melalui program ini, PMI tidak hanya dikenal memiliki etos kerja tinggi, tetapi juga kompetensi dan profesionalitas berstandar global.