Byklik.com | Wonosobo – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengingatkan pentingnya menjaga sapi betina produktif guna mempertahankan dan meningkatkan populasi ternak nasional, terutama menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kontes Sapi APPSI Wonosobo Piala Ketua MPR RI Tahun 2026 di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu, 25 April 2026.
Kegiatan yang digelar menjelang Iduladha—yang kerap disebut sebagai “lebarannya peternak sapi”—dinilai menjadi momentum strategis untuk membangkitkan semangat peternak sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan daya saing ternak nasional.
Wamentan Sudaryono mengatakan, kontes sapi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat semangat dan kebersamaan antarpelaku usaha peternakan.
“Kontes ini menjadi pemicu semangat bagi peternak. Kompetisi yang sehat perlu dijaga agar peternak tetap berkembang dan saling mendukung,” ujarnya.
Ia menegaskan, peternak diimbau untuk tidak memotong sapi betina produktif saat Iduladha karena berpotensi mengganggu keberlanjutan populasi ternak di dalam negeri.
“Untuk menjaga populasi tetap meningkat, saya mengimbau agar sapi betina produktif tidak dipotong. Prioritaskan pemotongan sapi jantan,” katanya.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai kontes sapi memiliki peran strategis sebagai wadah yang mempertemukan peternak, pedagang, dan pembeli dalam satu ekosistem.
“Kontes sapi bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi simpul pasar ternak yang mempertemukan berbagai pihak untuk berbagi informasi dan pengalaman,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan peternak, mulai dari teknik peningkatan bobot ternak, pencegahan penyakit seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD), hingga strategi peningkatan pendapatan.
Ia menambahkan, peningkatan pendapatan peternak akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga kegiatan serupa perlu terus didorong.
Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Pertanian menyediakan hadiah berupa lima ekor sapi berbobot di atas satu ton bagi para pemenang kontes. Insentif tersebut diharapkan dapat memotivasi peternak untuk meningkatkan kualitas ternaknya.
Ketua Panitia Kontes Sapi APPSI Wonosobo, Feri Atanta, mengatakan kegiatan ini bertujuan memotivasi peternak agar terus belajar dan meningkatkan mutu ternak, sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di sektor peternakan.
“Kontes ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus penguatan kualitas ternak lokal agar semakin kompetitif,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menjaga keunggulan genetik ternak lokal serta memperkuat posisi Wonosobo sebagai salah satu sentra peternakan sapi unggulan di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan usaha peternakan sapi agar semakin maju, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.***











