Byklik.com | Banda Aceh – Program Studi Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry menggelar Architecture Talk bertema “Pendekatan Regenerative Planning and Design dalam Arsitektur, Lanskap, dan Kota” sebagai upaya mendorong arsitektur berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula FST UIN Ar-Raniry, Rabu, 22 April 2026, dibuka Wakil Dekan III FST, Abd. Mujahid Hamdan. Ia menegaskan, dunia arsitektur kini dituntut beradaptasi dengan isu lingkungan.
“Arsitektur hari ini tidak lagi sekadar membangun, tetapi juga bagaimana menghidupkan kembali lingkungan, kota, serta memperbaiki relasi manusia dengan alam,” ujarnya.
Untuk memperkaya perspektif, Prodi Arsitektur menghadirkan pakar arsitektur lanskap dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Budi Faisal, yang juga dosen di Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB serta pendiri Urban Landscape Hub.
Diskusi dipandu dosen Arsitektur UIN Ar-Raniry, Zya Dyena Meutia, dan berlangsung interaktif dengan melibatkan mahasiswa serta sivitas akademika.
Melalui forum ini, UIN Ar-Raniry mendorong lahirnya gagasan arsitektur yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berorientasi pada pemulihan lingkungan dan keberlanjutan kota di masa depan.











