Byklik.com | Jantho – Ketua TP PKK Aceh Besar Hj. Rita Mayasari menegaskan bahwa penanganan stunting masih menjadi pekerjaan rumah (PR) utama yang harus menjadi perhatian seluruh kader PKK di daerah tersebut.
Ia menyebutkan, penanganan stunting merupakan bagian dari 10 Program Pokok PKK yang wajib dilaksanakan secara serius, terarah, dan berkelanjutan hingga ke tingkat gampong.
Hal itu disampaikan Hj. Rita Mayasari saat bersilaturahmi dengan TP PKK Gampong Lampaya, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 20 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya ketelitian kader PKK dalam melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap anak, khususnya terkait kasus stunting. Menurutnya, akurasi data menjadi faktor penting agar program percepatan penurunan stunting dapat berjalan tepat sasaran.
“Stunting menjadi PR utama bagi kita sebagai PKK. Ini juga bagian dari 10 program pokok PKK yang harus benar-benar kita jalankan bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, data yang valid akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan langkah tindak lanjut di lapangan. Karena itu, kader PKK diminta lebih cermat serta aktif melakukan pemantauan terhadap tumbuh kembang anak di wilayah masing-masing.
“Pemeriksaan terhadap anak harus betul-betul dilakukan tanpa adanya kekeliruan data. Hal ini guna memastikan tindak lanjut dalam percepatan penurunan angka stunting di Aceh Besar dapat berjalan maksimal,” katanya.
Selain fokus pada penanganan stunting, Rita Mayasari juga mengajak seluruh pengurus PKK untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi dari tingkat gampong, kecamatan, hingga kabupaten. Ia menilai sinergi yang baik akan mendukung keberhasilan program PKK yang sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Ia juga mengingatkan para kader agar tidak segan untuk bertanya dan saling berbagi pengetahuan dalam menjalankan program organisasi. Menurutnya, sikap saling mengingatkan merupakan bagian penting dalam membangun kekompakan dan meningkatkan kualitas kerja PKK di semua tingkatan.
“Jangan malu bertanya. Jika ada yang keliru dilakukan oleh pengurus PKK gampong, kecamatan maupun kabupaten, kita harus dapat saling mengingatkan dan saling berbagi ilmu,” ucapnya.
Di sisi lain, Rita Mayasari juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak, terutama anak perempuan, agar tidak mudah terpengaruh oleh pengaruh negatif dari lingkungan luar.
Ia berharap peran keluarga, khususnya ibu, dapat terus diperkuat dalam mendampingi tumbuh kembang anak sekaligus menjaga moral generasi muda di Aceh Besar.
“Kami berharap para orang tua terus meningkatkan pengawasan terhadap anaknya, terutama anak gadis, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh pengaruh buruk dari luar,” tuturnya.
Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, S.Ag., Ketua DWP Aceh Besar Nurbaiti, Sekretaris TP PKK Aceh Besar Sri Wahyuna, S.H., M.H., serta sejumlah pengurus PKK Kabupaten Aceh Besar lainnya.***











