Byklik.com | Madinah – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas pelayanan bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi. Selain dari sisi teknis, pelayanan tahun ini juga dinilai lebih humanis dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.
Hal tersebut disampaikan Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah, Selasa, 19 Mei 2026. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala PPIH Daker Madinah, Khalilurrahman, sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan operasional haji di lapangan.
Cucun menyampaikan bahwa hasil pemantauan Timwas menunjukkan adanya peningkatan kualitas layanan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai petugas haji kini tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga memberikan pelayanan dengan pendekatan yang lebih ramah dan humanis.
“Yang kami lihat sekarang bukan hanya pelayanan administratif berjalan baik, tetapi juga bagaimana jemaah diperlakukan dengan penuh perhatian dan rasa hormat. Petugas hadir bukan sekadar bekerja, tetapi melayani dengan hati,” ujarnya.
Berdasarkan evaluasi tahap awal operasional haji di Madinah, tercatat lebih dari 103 ribu jemaah telah tiba dan mendapatkan layanan. Timwas DPR RI menilai berbagai inovasi yang diterapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kenyamanan jemaah, khususnya lansia dan kelompok rentan.
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualitas akomodasi jemaah reguler. Untuk pertama kalinya, sebagian jemaah haji reguler Indonesia ditempatkan di hotel-hotel premium kawasan Markaziyah yang berlokasi dekat dengan Masjid Nabawi.
Cucun menilai kebijakan tersebut menunjukkan adanya peningkatan standar layanan bagi jemaah reguler yang selama ini identik dengan fasilitas standar. Menurutnya, hal ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
“Ini menjadi sejarah baru. Jemaah reguler sekarang bisa merasakan fasilitas hotel yang selama ini identik dengan layanan premium. Artinya ada keseriusan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
Selain itu, Timwas DPR RI juga menyoroti implementasi layanan Mecca Route atau jalur cepat keimigrasian yang dinilai semakin memperlancar proses kedatangan jemaah di Arab Saudi.
Anggota Timwas Haji DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, menjelaskan bahwa melalui sistem tersebut, proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan langsung di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan demikian, jemaah tidak lagi harus melalui antrean panjang setibanya di Arab Saudi.
“Manfaatnya sangat dirasakan jemaah, terutama lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Setelah tiba, jemaah bisa langsung beristirahat tanpa harus menjalani proses imigrasi yang panjang,” ujar Danang.
Ia menambahkan, selain mempercepat layanan, sistem tersebut juga membantu mengurangi kepadatan di bandara kedatangan sehingga mobilitas jemaah menjadi lebih tertib dan lancar.
Timwas DPR RI berharap berbagai inovasi pelayanan seperti Mecca Route, penguatan pendampingan jemaah, serta peningkatan standar akomodasi dapat terus diperluas pada musim haji mendatang.
Cucun menegaskan bahwa berbagai perbaikan yang terjadi menunjukkan komitmen negara dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.
“Negara benar-benar hadir untuk melayani jemaah. Semangatnya bukan hanya menjalankan operasional haji, tetapi memastikan jemaah merasa aman, nyaman, dan dimuliakan selama beribadah,” tegasnya.***











