Berita Utama

Tim Gabungan Intensif Cari Korban Hilang di Ujung Batee

Avatar
×

Tim Gabungan Intensif Cari Korban Hilang di Ujung Batee

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, nelayan, dan relawan terus mengintensifkan pencarian korban kecelakaan laut (laka laut) di perairan Ujung Batee, Kabupaten Aceh Besar. Memasuki hari keempat operasi pencarian pada Senin, 3 Agustus 2026. [Foto: Polresta Banda Aceh]

Byklik.com | Ujung Batee – Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, nelayan, dan relawan terus mengintensifkan pencarian korban kecelakaan laut (laka laut) di perairan Ujung Batee, Kabupaten Aceh Besar. Memasuki hari keempat operasi pencarian pada Senin, 3 Agustus 2026, satu korban masih dinyatakan hilang.

Operasi SAR dilakukan sejak pagi dengan menyisir kawasan perairan menggunakan perahu karet dan kapal patroli. Tim juga memperluas pencarian di sepanjang garis pantai untuk meningkatkan peluang menemukan korban.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Mesjid Raya AKP Mahdi Ashadi mengatakan seluruh personel tetap bekerja maksimal meski dihadapkan pada kondisi cuaca dan gelombang laut yang berubah-ubah.

Baca Juga  Pemkab Bener Meriah Serahkan Santunan Korban Bencana

“Petugas pencarian terus berupaya semaksimal mungkin dengan mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada. Semoga korban dapat segera ditemukan sehingga dapat memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” ujar Mahdi.

Ia menjelaskan, setiap sektor pencarian telah dibagi agar operasi berlangsung lebih efektif dan efisien. Personel Polri juga membantu pengamanan lokasi serta memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat sehingga proses pencarian berjalan aman dan tertib.

Menurut Mahdi, hingga hari keempat operasi SAR, tim gabungan terus mengevaluasi area pencarian berdasarkan perkembangan dan informasi terbaru di lapangan. Operasi akan terus dilanjutkan sesuai prosedur dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel.

Baca Juga  Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Bertambah Jadi 12 Orang

“Kehadiran seluruh unsur dalam operasi ini merupakan wujud sinergitas dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” katanya.

Diketahui, kecelakaan laut tersebut menelan empat korban. Tiga di antaranya, yakni Muhammad Abrar (15), Muhidin (15), dan Muhammad Kalil (15), telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara Salamuddin (15) hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.