Byklik.com | Idi Rayeuk – Memasuki tahun kedua pemerintahan, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meminta aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan disiplin, kinerja, dan koordinasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menuntaskan pekerjaan pemerintahan yang masih tertunda sekaligus mengejar target pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Al-Farlaky saat memimpin apel gabungan ASN Pemerintah Kabupaten Aceh Timur yang khusus diikuti pegawai negeri sipil (PNS) di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur, Senin, 7 September 2026.
Apel tersebut diikuti PNS dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, puskesmas, dan rumah sakit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
Dalam arahannya, Al-Farlaky mengatakan apel gabungan menjadi momentum untuk mengevaluasi pekerjaan pemerintahan yang belum tuntas selama tahun pertama pemerintahan. Ia juga meminta seluruh jajaran mempertahankan dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
“Ini merupakan tahun kedua kami melaksanakan apel. Artinya, kami ingin mengingatkan kembali apa yang telah kami sampaikan pada apel pasca kami dilantik, bahwa ada kerja-kerja kita yang belum tuntas dilaksanakan pada tahun pertama dan tentu juga kami menyampaikan beberapa capaian prestasi di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kepada seluruh jajaran,” ujar Al-Farlaky.
Ia meminta ASN memperbaiki pola kerja, terutama dalam aspek kedisiplinan serta koordinasi antara pimpinan dan bawahan di setiap satuan kerja.
Menurut Al-Farlaky, koordinasi yang baik diperlukan untuk memastikan setiap program dan pekerjaan pemerintahan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Ia juga mengingatkan ASN agar tidak melakukan pelanggaran administrasi, termasuk memanipulasi presensi atau daftar kehadiran.
“Kami menekankan beberapa hal terkait dengan proses kerja di jajaran pemerintahan, terkait dengan kedisiplinan dan kemudian pola koordinasi antara pimpinan di satuan kerja masing-masing dengan bawahan. Kami juga mengingatkan kembali kepada para ASN untuk tidak coba-coba melakukan proses, misalnya manipulasi presensi, absen dan lain sebagainya,” tegasnya.
Target Tekan Kemiskinan
Al-Farlaky mengatakan pembenahan disiplin dan peningkatan kinerja ASN merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kinerja pemerintahan pada tahun kedua.
Ia berharap seluruh jajaran mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian sebelumnya sehingga berbagai target pembangunan daerah dapat diwujudkan secara bersama-sama.
Salah satu target yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah menekan angka kemiskinan hingga dua persen. Menurut Al-Farlaky, target tersebut membutuhkan kerja sama seluruh jajaran, termasuk melalui upaya mendorong investasi.
“Tentu kita ingin mendapatkan investasi yang lebih baik seperti sebelumnya. Bagaimana kita menekan angka kemiskinan untuk mencapai dua persen. Ini tentu membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran,” katanya.
Selain meminta peningkatan kinerja, Al-Farlaky menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak ASN.
Ia menyebut tunjangan prestasi kerja (TPK) sebagai salah satu bentuk penghargaan atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
Menurutnya, TPK ASN telah diberikan secara penuh selama 12 bulan pada 2025 dan 2026. Pemerintah daerah juga memenuhi hak ASN terkait pemberian gaji ke-13.
“Ini juga bagian dari reward kepada mereka, terkait tunjangan kerja TPK bagi masing-masing jajaran di Pemerintah Aceh Timur yang kita berikan penuh. Tahun 2025 dan 2026 itu 12 bulan, kita termasuk memenuhi hak-hak mereka, gaji ke-13 itu kan ada dua kali selama dalam satu tahun,” jelasnya.
12 ASN Terima Satyalancana Karya Satya
Pada apel tersebut, sebanyak 12 ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya (SLKS) atas pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ke-12 ASN penerima penghargaan tersebut adalah Syarifah Rugayah, Sekretaris Kecamatan Darul Ihsan, penerima SLKS XX Tahun; Dedy Pratwinto, Kepala Bagian Organisasi Setdakab Aceh Timur, penerima SLKS X Tahun; Amril Nurrman, Analis Hukum Muda Setdakab Aceh Timur, penerima SLKS X Tahun; serta Mahrizal, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Aceh Timur, penerima SLKS X Tahun.
Selanjutnya, Yusuf Ridwan, Pengurus Barang Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, penerima SLKS X Tahun; Mardiana, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Perkebunan dan Peternakan, penerima SLKS X Tahun; Aisyah, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian UPTD RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak; serta M. Mufrizal, Kepala Seksi Penunjang, Penelitian, Pengembangan dan Upaya Rujukan UPTD RSUD dr. Zubir Mahmud Idi.
Kemudian Ns. Andriani, Perawat Madya UPTD RSUD dr. Zubir Mahmud Idi; Muhammad, Camat Julok; Aggussalim, Kepala Seksi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan Disdukcapil; serta dr. Dewi Suryati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan.
Al-Farlaky berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para penerima dan seluruh ASN untuk terus meningkatkan pengabdian serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Wacanakan Retreat Kepala Perangkat Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Al-Farlaky juga menyampaikan wacana pelaksanaan retreat bagi para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung sekitar Oktober atau November 2026 dengan fokus pada penguatan kedisiplinan, kepemimpinan, administrasi pemerintahan, serta pola koordinasi dan hubungan kerja antara pimpinan dan bawahan.
“Di akhir tahun ini mungkin memasuki November atau Oktober, kedisiplinan mereka juga akan kita fokuskan. Maka kita inapkan di sini, tidak boleh kembali ke rumah selama dalam pekan terakhir,” ujarnya.
Al-Farlaky mengatakan kegiatan tersebut nantinya dapat melibatkan instruktur dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan jajaran pemerintah.
Selain penguatan kedisiplinan, para kepala perangkat daerah akan mendapatkan pembekalan mengenai tata kelola pemerintahan, administrasi, pola pemberian perintah antara pimpinan dan bawahan, serta kepemimpinan di masing-masing satuan kerja.
“Termasuk penguatan kerja-kerja pemerintahan, penguatan administrasi, kemudian pola perintah antara pimpinan dengan bawahan. Mereka juga nanti akan kita berikan penguatan tentang kedisiplinan dan bagaimana menjadi pemimpin yang baik di satuan kerja masing-masing,” kata Al-Farlaky.
Ia berharap penguatan tersebut dapat mendorong jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bekerja lebih disiplin, solid, dan efektif dalam mewujudkan berbagai target pembangunan daerah.***











