Berita Utama

Sembilan Puluh Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali Pulang

Avatar
×

Sembilan Puluh Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali Pulang

Sebarkan artikel ini
Jemaah haji Indonesia tiba kembali di tanah air setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji tahun 2026. [Foto: Kemenhaj]

Byklik.com | Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencatat sekitar 90 persen jemaah haji Indonesia beserta petugas telah kembali ke Tanah Air hingga memasuki hari operasional penyelenggaraan ibadah haji ke-69. Meski mayoritas jemaah telah tiba di Indonesia, seluruh petugas haji tetap memberikan pelayanan penuh hingga kepulangan kelompok terbang (kloter) terakhir.

Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaff, mengatakan hingga hari ke-25 masa pemulangan, proses kepulangan jemaah berlangsung sesuai jadwal berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Hingga hari operasional haji ke-69, sekitar 90 persen jemaah dan petugas haji Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air. Namun, bagi kami pelayanan belum selesai. Seluruh petugas tetap siaga mengawal proses kepulangan hingga jemaah terakhir tiba dengan aman dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya,” ujar Maria di Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.

Berdasarkan data operasional, sebanyak 267 kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan membawa 103.687 jemaah dan 1.066 petugas. Dengan demikian, total kepulangan Gelombang I mencapai 104.753 orang.

Sementara itu, melalui Bandara Madinah telah diberangkatkan 212 kloter yang mengangkut 81.315 jemaah dan 848 petugas. Total kepulangan Gelombang II tercatat sebanyak 82.163 orang.

Baca Juga  Wamen Haji Tinjau Kesiapan Layanan Kesehatan Jemaah

Secara keseluruhan, hingga saat ini sebanyak 472 kloter telah tiba di Indonesia dengan membawa 182.435 jemaah dan 1.887 petugas, atau total 184.322 orang yang telah kembali ke Tanah Air.

Maria menegaskan Kemenhaj terus memastikan setiap tahapan kepulangan berjalan optimal, mulai dari keberangkatan dari Arab Saudi, proses kedatangan di debarkasi, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah agar jemaah dapat melanjutkan perjalanan menuju daerah asal secara aman dan nyaman.

“Kami terus memastikan seluruh proses kepulangan berlangsung dengan baik, termasuk memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi yang memerlukan pendampingan,” katanya.

Kemenhaj juga mengimbau jemaah yang masih berada di Arab Saudi agar tetap menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan. Jemaah diminta beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta menggunakan masker saat berada di tempat ramai apabila diperlukan.

Selain itu, jemaah diingatkan untuk mematuhi ketentuan barang bawaan penerbangan dengan tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam bagi jemaah haji Indonesia telah disiapkan dan akan dibagikan kepada setiap jemaah setibanya di embarkasi di Indonesia. Apabila petugas keamanan bandara menemukan air zamzam di dalam bagasi atau kabin, air tersebut akan dikeluarkan sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.

Baca Juga  4.378 Jemaah Haji Aceh Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci

“Kami mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan hingga tiba di Tanah Air dan mematuhi seluruh ketentuan penerbangan agar proses kepulangan berjalan lancar. Air zamzam akan diterima melalui mekanisme resmi di embarkasi, sehingga tidak perlu dibawa di dalam koper,” ujar Maria.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang tetap menjalankan tugas hingga fase akhir operasional penyelenggaraan ibadah haji.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang terus memberikan pelayanan tanpa mengenal lelah hingga fase akhir operasional. Komitmen kami adalah memastikan setiap jemaah pulang dengan selamat, sehat, dan mendapatkan pelayanan terbaik sampai kepulangan kloter terakhir. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur,” tutup Maria Assegaff.