Pendidikan & Karier

Santri Al Zahrah Zahratul Aini Raih Juara Resensi Buku Se-Kabupaten Bireuen

×

Santri Al Zahrah Zahratul Aini Raih Juara Resensi Buku Se-Kabupaten Bireuen

Sebarkan artikel ini
Santri MAS Al Zahrah, Bireuen, Zahratul Aini.

Byklik | Bireuen–Santri MAS Al Zahrah, Bireuen, Zahratul Aini, berhasil meraih Juara II Lomba Resensi Buku Tingkat SMP/SMA Se-Kabupaten Bireuen Tahun 2026.

Pengumuman resmi itu berdasarkan Keputusan Dewan Juri Nomor 001/06/2026 tertanggal 27 Juni 2026 yang diumumkan panitia pada Senin malam, 29 Juni 2026).

Zahratul mengungguli 36 peserta lain dengan perolehan skor 252. Anak kedua dari tiga bersaudara asal Desa Telege Atu, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, itu membedah buku Sejarah Kota Jakarta: Tapak Jejak Batavia karya Thomas B. Ataladjar terbitan Esensi 2018, setelah mengikuti bimbingan teknis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bireuen pada 17 Juni 2026.

Dewan juri menilai resensi buku mengacu pada lima aspek, yakni kesesuaian struktur, kedalaman analisis, orisinalitas gagasan, kualitas kebahasaan, dan kreativitas. Zahratul Aini unggul dalam kelima aspek tersebut sehingga meraih juara II.

Baca Juga  Inovasi Kulit Buah Naga Antar Mahasiswa UGM Raih Tiga Penghargaan Dunia

Dalam karyanya, siswi kelas 2 MAS Al Zahrah yang hobi membaca ini mengulas perjalanan sejarah Jakarta mulai dari Kerajaan Hindu Tarumanegara, Kerajaan Pajajaran, hingga Pelabuhan Sunda Kelapa. Ia menyoroti bagaimana kota itu berubah nama dan wajah karena diperebutkan banyak bangsa akibat kekayaan rempahnya.

Buku setebal 206 halaman dengan sampul krem itu disebutnya tidak membosankan dan layak dibaca arsitek hingga masyarakat pencinta cagar budaya.

Prestasi ini menambah daftar penghargaan Zahra. Sebelumnya ia pernah menjadi Juara I Lomba Teater Puisi, Juara II Lomba Hitung Cepat, dan Juara III LKBB Yel-yel masing-masing pada 2025.

Baca Juga  USK dan UPM Gelar Summer Course Inovasi Pertanian Berbasis SDGs

“Membaca itu menenangkan. Kalau suntuk, buka buku rasanya damai,” ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.

Di balik pencapaiannya terselip moto hidupnya yakni “berdamai dengan takdir menjadikan hidup lebih bahagia”.

Dengan semangat itu, santri yang bercita-cita menjadi ahli teknik berkomitmen akan terus mengukir prestasi.

“Selama masih diberikan kesempatan saya akan terus berusaha,” katanya.

Pimpinan pesantren Modern Al Zahrah, Tgk.H.M.Fadhil Rahmi didampingi kepala MAS Al Zahrah, Munawar, S.Pd turut mengapresiasi perolehan prestasi Zahratul.

“Tahniah, semoga dapat terus mengukir prestasi dan menginspirasi santri lain,” ungkap Tgk. Fadhil.

Kini, nama Zahratul Aini dari Telege Atu resmi tercatat dalam barisan santri berprestasi yang membawa nama harum Pesantren Al Zahrah di tingkat kabupaten. Selamat![]