Berita UtamaHeadline

Polisi Selidiki Ledakan KMP Aceh Hebat 2 di Ulee Lheue

Raudhatul
×

Polisi Selidiki Ledakan KMP Aceh Hebat 2 di Ulee Lheue

Sebarkan artikel ini
Sejumlah ambulans disiagakan untuk mengevakuasi korban ledakan KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheu ke RSUDZA, Jumat, 12 Juni 2026. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Banda Aceh – Penyebab ledakan yang diduga memicu kebakaran di KMP Aceh Hebat 2 masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Insiden tersebut terjadi saat kapal sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat, 12 Juni 2026.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan pihaknya bersama tim gabungan dari Polda Aceh saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap sumber ledakan yang menyebabkan kebakaran tersebut.

“Untuk saat ini kami masih melakukan TPTKP dan olah TKP guna mengetahui sumber pemicu terjadinya peristiwa ini,” ujar Miftahuda.

Dalam kejadian itu, jumlah korban dilaporkan bertambah menjadi 15 orang. Mereka terdiri atas seorang Kepala Kamar Mesin (KKM) dan 14 taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati yang sedang menjalani praktik di atas kapal.

Baca Juga  Kapolres Lhokseumawe Silaturahmi ke Dayah Raudatul Ma'arif Cot Trueng

Menurut Miftahuda, informasi awal yang diperoleh penyidik mengarah pada dugaan bahwa ledakan berasal dari area dek mesin atau kamar mesin kapal. Namun, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk kepastian penyebabnya masih kami dalami. Yang jelas, insiden terjadi ketika kapal sedang berlabuh di pelabuhan,” katanya.

Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi para taruna tengah mengikuti kegiatan praktik pelayaran sebagai bagian dari proses pendidikan mereka. Aktivitas tersebut berlangsung sesuai bidang keahlian masing-masing di sektor teknik pelayaran.

“Informasi sementara yang kami terima, para taruna sedang melaksanakan praktik pendidikan di atas kapal saat kejadian berlangsung,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolda Aceh Perkuat Sinergi Forkopimda Lewat Silaturahmi Idulfitri

Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Polisi menyebut tingkat luka yang dialami korban bervariasi, mulai dari luka ringan hingga luka berat.

“Ada korban yang mengalami luka berat, sedang, maupun ringan. Untuk informasi lebih rinci mengenai kondisi korban akan disampaikan oleh pihak medis nanti,” kata Miftahuda.

Sementara itu, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian guna memastikan kronologi dan penyebab ledakan yang memicu kebakaran tersebut.

Peristiwa ini sempat mengundang perhatian masyarakat di sekitar Pelabuhan Ulee Lheue. Hingga kini, area kapal masih berada dalam pengawasan petugas untuk mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.