Byklik.com | Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menggelar silaturahmi bersama ulama dan tokoh masyarakat Aceh di Anjong Mon Mata, Meuligoe Gubernur Aceh, Sabtu, 9 Mei 2026.
Pertemuan bertema Merajut Ukhuwah, Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara untuk Aceh yang Islami itu menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah dan ulama dalam menghadapi berbagai persoalan di Aceh.
Sejumlah ulama kharismatik Aceh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Abuya Mawardi Wali, Tgk Sofyan Mahdi, Tgk Daud Hasbi, Abon Paloh Kaye Kunyet, dan Muzakkir Abdullah. Hadir pula Malik Mahmud Al-Haythar, unsur Forkopimda, pejabat pemerintah, serta pimpinan lembaga dan perbankan.
Dalam sambutannya, Mualem mengatakan silaturahmi tersebut telah lama direncanakan sebagai ruang memperkuat komunikasi antara pemerintah dan para ulama.
“Silaturahmi ini sudah lama kami niatkan. Alhamdulillah baru hari ini dapat terlaksana,” ujar Mualem.
Menurutnya, sinergi antara ulama dan pemerintah sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi Aceh.
Dalam kesempatan itu, Mualem juga menyinggung sejumlah persoalan yang sedang dihadapi Aceh, mulai dari bencana hidrometeorologi, kondisi ekonomi masyarakat, hingga keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Aceh.
Ia mengakui kondisi keuangan daerah saat ini cukup berat dan berdampak pada berbagai sektor pembangunan. Meski demikian, pemerintah tetap berupaya menjalankan program prioritas, termasuk penanganan pascabencana di sejumlah wilayah.
“Walaupun kondisi keuangan daerah sangat terbatas dan kita juga harus memprioritaskan pemulihan pascabencana, kami tetap optimis dengan dukungan dan doa para ulama,” katanya.
Kegiatan silaturahmi ditutup dengan tausiah Abuya Mawardi Wali yang mengajak masyarakat Aceh menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan mempertahankan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.











