Byklik.com | Palembang – Polda Sumatera Selatan meminta keluarga korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) segera datang ke Posko Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang dengan membawa dokumen identitas guna mempercepat proses identifikasi korban.
Posko DVI dibuka setelah 16 jenazah korban kecelakaan Bus ALS dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tiba di RS Bhayangkara Palembang dari RS Siti Aisyah Lubuk Linggau pada Kamis, 7 Mei 2026, sekitar pukul 05.00 WIB.
Kabid Dokkes Polda Sumsel AKBP Andrianto mengatakan keluarga korban diminta membawa dokumen resmi maupun data pendukung lain untuk membantu pencocokan identitas korban.
“Keluarga korban dapat membawa KTP, kartu keluarga, ijazah, maupun dokumen lain yang memuat identitas korban. Data medis seperti rekam medis, data gigi, foto terbaru, atau ciri khusus pada tubuh korban juga sangat membantu proses pencocokan,” ujar Andrianto di Palembang.
Ia menjelaskan seluruh jenazah langsung ditempatkan di ruang pendingin setibanya di RS Bhayangkara sebelum proses identifikasi dilakukan Tim DVI.
“Kami membentuk tim sejak pagi yang juga diperkuat personel dari Jakarta. Total terdapat tujuh dokter forensik dan 30 personel pendukung yang mulai bekerja sejak pukul 08.00 WIB,” katanya.
Menurut Andrianto, proses identifikasi berlangsung cukup rumit karena sebagian besar korban mengalami luka bakar akibat kebakaran hebat setelah kecelakaan.
Tim DVI melakukan pemeriksaan ciri fisik awal sebelum memasuki tahap rekonsiliasi, yakni pencocokan hasil pemeriksaan dengan data primer dari pihak keluarga korban.
“Yang kami utamakan adalah ketepatan identifikasi. Proses rekonsiliasi dilakukan secara menyeluruh agar identitas korban benar-benar dapat dipastikan secara ilmiah,” tegasnya.
Ia menyebut beberapa jenazah sudah mendekati hasil identifikasi pasti. Namun, pengumuman resmi tetap menunggu verifikasi akhir sesuai prosedur DVI Polri.
Pihak kepolisian memastikan jenazah baru akan diserahkan kepada keluarga setelah identitas korban dinyatakan valid dan terverifikasi resmi.
Saat ini, proses identifikasi masih berlangsung di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang dengan melibatkan penuh Tim DVI Polri.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam kecelakaan tersebut segera menghubungi Posko DVI Polri di RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang atau call center DVI di nomor 082178038910.











