Berita Utama

Haili Yoga: Kerja Pemerintah Wajib Diketahui Publik

Bambang Iskandar Martin
×

Haili Yoga: Kerja Pemerintah Wajib Diketahui Publik

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menutup Pelatihan Video Konten Kreator Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang digelar di Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia (BBLSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital RI Medan, Jumat, 26 Juni 2026. (Foto: Prokopim Aceh Tengah)

Byklik.com | Medan – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menegaskan bahwa publikasi merupakan bagian penting dari pelayanan publik di era digital. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya bekerja, tetapi juga harus memastikan seluruh program dan hasil pembangunan diketahui masyarakat melalui informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan itu disampaikan Haili Yoga saat menutup Pelatihan Video Konten Kreator Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang digelar di Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia (BBLSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital RI Medan, Jumat, 26 Juni 2026.

“Di era digital ini kita tidak boleh hanya bekerja. Kerja pemerintah wajib diketahui publik. Jangan sampai kita sudah bekerja siang dan malam, tetapi masyarakat tidak mengetahui karena tidak dipublikasikan. Ruang kosong informasi akan diisi oleh opini, bahkan fitnah,” ujar Haili Yoga.

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, setiap aparatur pemerintah dituntut tidak hanya mampu melaksanakan program pembangunan, tetapi juga menjadi komunikator yang efektif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Publikasi yang baik, kata dia, menjadi salah satu cara membangun kepercayaan publik sekaligus menangkal informasi yang tidak sesuai dengan fakta.

Baca Juga  Plt. Sekda Tegaskan Komitmen Pemerintah Aceh Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Tengah dengan BBLSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI Medan. Kegiatan itu diikuti 62 peserta yang berasal dari satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), unit pelaksana teknis daerah (UPTD), kecamatan, serta satuan pendidikan jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh Tengah, Alwin Syahri, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam memperkuat transformasi digital, khususnya pada sektor komunikasi publik.

Ia menjelaskan, kemampuan memproduksi konten digital menjadi kebutuhan bagi setiap perangkat daerah agar program pembangunan, pelayanan publik, dan berbagai kebijakan pemerintah dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat.

“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini seluruh peserta mampu menerjemahkan program-program pemerintah ke dalam konten yang kreatif, informatif, dan mudah dipahami masyarakat. Kerja-kerja pemerintah harus dipublikasikan secara luas agar masyarakat mengetahui apa yang telah dilakukan pemerintah,” kata Alwin.

Baca Juga  Haili Yoga Tanggung Operasi Bayi Bibir Sumbing

Sementara itu, Kepala BBLSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI Medan, Christiany Juditha, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam meningkatkan kapasitas aparatur di bidang komunikasi digital.

Menurutnya, aparatur sipil negara memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pelaksana program pemerintahan, tetapi juga sebagai penyampai informasi yang benar kepada masyarakat melalui berbagai platform digital.

“Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut. Masih banyak tema yang dapat dikembangkan, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung produktivitas ASN dalam membuat konten dan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Haili Yoga mengajak seluruh peserta memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk menghasilkan konten yang kreatif, menarik, dan informatif sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan pemerintah dapat diketahui masyarakat secara luas.

“Selain sebagai pelayan masyarakat, tugas kita berikutnya adalah memastikan masyarakat mengetahui apa yang sudah dan sedang kita kerjakan. Publikasi yang baik akan melahirkan kepercayaan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menangkal berbagai informasi yang tidak sesuai dengan fakta,” pungkasnya.***