Berita Utama

DP3AKB Bener Meriah Pulihkan Trauma Penyintas Bencana

Bambang Iskandar Martin
×

DP3AKB Bener Meriah Pulihkan Trauma Penyintas Bencana

Sebarkan artikel ini
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bener Meriah bekerja sama dengan AWP Foundation (AWPF) menggelar kegiatan pemulihan psikososial bagi perempuan dan anak penyintas banjir serta tanah longsor di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis, 25 Juni 2026. (Foto: Diskominfo Bener Meriah)

Byklik.com | Redelong – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bener Meriah bekerja sama dengan AWP Foundation (AWPF) menggelar kegiatan pemulihan psikososial bagi perempuan dan anak penyintas banjir serta tanah longsor di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis, 25 Juni 2026.

Kegiatan bertajuk “Merajut Harapan Pasca Bencana” tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 dan Hari Anak Nasional.

Program ini dipusatkan di kawasan hunian sementara (huntara) sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana agar mampu bangkit secara mental, emosional, dan sosial.

Berbagai layanan pendampingan psikososial diberikan kepada para penyintas, khususnya perempuan. Kegiatan tersebut meliputi sesi konseling, ruang berbagi (safe sharing), terapi kelompok, dukungan emosional, serta kegiatan pemberdayaan diri untuk membantu peserta memulihkan kondisi psikologis setelah bencana.

Baca Juga  Wisata Bahari Dibuka, Kunjungan Wisatawan ke Sabang Diprediksi Meningkat

Sementara itu, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengurangi trauma, seperti terapi bermain, dongeng dan cerita inspiratif, permainan edukatif, pengenalan emosi, menggambar, mewarnai, hingga relaksasi.

Panitia juga menghadirkan layanan pemulihan mental yang melibatkan psikolog anak. Pendampingan dilakukan secara individu maupun kelompok, mencakup terapi trauma ringan, penguatan rasa aman dan percaya diri, serta konseling keluarga.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak terdampak bencana, panitia turut menyalurkan perlengkapan sekolah, alat tulis, buku cerita, mainan edukatif, dan paket makanan sehat.

Kepala DP3AKB Kabupaten Bener Meriah mengatakan pemulihan pascabencana tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan kondisi psikologis masyarakat, terutama perempuan dan anak sebagai kelompok yang rentan terdampak.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat kembali memiliki semangat, rasa percaya diri, dan harapan untuk menata kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga  PLN Pulihkan Kelistrikan Aceh, 19 Gardu Induk Kembali Normal

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membantu penyintas memulihkan kesehatan mental dan emosional, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga serta komunitas agar mampu bangkit dan beradaptasi setelah mengalami bencana.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan refleksi dan doa bersama sebagai simbol kebangkitan masyarakat Bener Meriah dalam membangun kembali kehidupan yang lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan semangat Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026 yang menekankan pentingnya penguatan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan AWP Foundation, diharapkan para penyintas memperoleh dukungan yang memadai untuk mempercepat proses pemulihan serta memperkuat ketahanan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan pascabencana.***