Byklik.com | Bireuen – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh mengintensifkan pembinaan terhadap RSUD dr. Fauziah Bireuen menjelang proses reakreditasi yang dijadwalkan sebelum masa berlaku sertifikat berakhir pada November 2026.
Langkah ini dilakukan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) guna memastikan kesiapan rumah sakit dalam mempertahankan predikat Paripurna.
RSUD dr. Fauziah Bireuen sebelumnya meraih akreditasi Paripurna pada November 2022. Predikat tersebut merupakan capaian tertinggi dalam penilaian mutu layanan rumah sakit yang menuntut konsistensi dalam pemenuhan standar pelayanan, keselamatan pasien, serta tata kelola fasilitas kesehatan.
Tim monev Dinkes Aceh yang dipimpin Kepala Seksi Mutu dan Akreditasi Fasilitas Kesehatan, dr. Hilda Chandra, M.K.M., melakukan peninjauan menyeluruh, mulai dari kelengkapan dokumen hingga implementasi standar layanan di setiap unit pelayanan.
Kedatangan tim disambut jajaran manajemen rumah sakit, di antaranya Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan Mirzal, M.K.M., serta Pelaksana Tugas Wakil Direktur Pelayanan Medis dan Penunjang, dr. Muhammad Adi, Sp.Rad. Kegiatan diawali dengan pemaparan, dilanjutkan verifikasi implementasi standar akreditasi dan observasi lapangan.
Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Minar Mushari, Sp.S., menegaskan komitmen pihaknya untuk mempertahankan capaian tersebut.
“Kami menargetkan tetap meraih predikat Paripurna. Kegiatan monev ini menjadi bagian penting untuk mengevaluasi dan menutup berbagai kekurangan sebelum survei oleh lembaga independen,” ujarnya, Selasa, 7 April 2026.

Ia menambahkan, selain kesiapan administratif, penguatan mutu layanan serta budaya keselamatan pasien menjadi fokus utama dalam menghadapi reakreditasi.
Sementara itu, dr. Hilda Chandra menyebut monev merupakan bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di daerah. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memastikan rumah sakit tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga konsisten dalam penerapan standar pelayanan di lapangan.
“Dengan pembinaan berkelanjutan, RSUD dr. Fauziah Bireuen diharapkan mampu mempertahankan standar pelayanan terbaik serta memberikan layanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujarnya.***











