Byklik.com | Banda Aceh – Komunitas 2 Digit Academy memperkuat upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) berdaya saing internasional melalui Program Pelatihan Talenta Global yang digelar di Banda Aceh, Sabtu, 23 Mei 2026.
Pelatihan bertema Business English and Global Communications itu berlangsung di Ruang BPSDM Aceh dengan menghadirkan profesional diaspora Indonesia dari berbagai negara sebagai pemateri.
Materi utama disampaikan Panji Pribadi yang saat ini menjabat sebagai Team Leader Operation Concentrix Kuala Lumpur, Malaysia. Program tersebut difokuskan untuk membekali generasi muda Aceh dengan kemampuan komunikasi global dan kesiapan menghadapi persaingan kerja internasional.
Manajer Program 2 Digit Academy, Muttaqin, mengatakan pelatihan tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun mentalitas dan kepercayaan diri peserta agar mampu bekerja di perusahaan multinasional.
“Kami ingin anak-anak muda Aceh memiliki keberanian dan kemampuan untuk bekerja di perusahaan global. Potensi mereka besar, tinggal bagaimana dipersiapkan agar mampu bersaing,” kata Muttaqin.
Program tersebut turut mendapat dukungan Pemerintah Aceh melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.
Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, menilai pengembangan talenta global menjadi kebutuhan penting di tengah ekonomi digital dan terbukanya pasar kerja internasional.
Menurutnya, daerah tidak boleh hanya menjadi penonton ketika kebutuhan tenaga kerja global yang menguasai bahasa asing, teknologi, dan komunikasi lintas budaya terus meningkat.
“Kita memiliki semangat yang sama untuk menyiapkan talenta-talenta Aceh agar mampu bersaing secara global. Pemerintah juga perlu hadir membantu koneksi dan akses karier mereka ke dunia internasional,” ujar Marthunis.
Dalam pemaparannya, Panji Pribadi menekankan pentingnya membangun jejaring internasional sebagai langkah awal membuka peluang kerja di luar negeri.
Ia menyebut penguasaan bahasa Inggris menjadi kemampuan dasar yang wajib dimiliki generasi muda Indonesia untuk dapat beradaptasi dalam lingkungan kerja global.
“Langkah pertama mencari kerja di luar negeri adalah membangun koneksi internasional. Persiapkan kemampuan bahasa Inggris karena itu menjadi kebutuhan utama dalam komunikasi kerja global,” katanya.
Panji juga mengungkapkan peluang kerja di sejumlah negara Asia, termasuk Malaysia, masih terbuka luas bagi tenaga kerja profesional asal Indonesia.
Program Pelatihan Talenta Global Batch 1 selama Mei 2026 menghadirkan diaspora Indonesia dan profesional dari berbagai negara seperti Australia, Malaysia, Thailand, hingga United Kingdom.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung rutin setiap bulan. Saat ini, pendaftaran Pelatihan Talenta Global Batch 2 juga telah dibuka secara gratis bagi masyarakat umum melalui situs resmi penyelenggara.











