Berita Utama

Bupati Pidie Jaya Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 13

Raudhatul
×

Bupati Pidie Jaya Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 13

Sebarkan artikel ini
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter BTJ-13 Embarkasi Banda Aceh, Senin, 18 Mei 2026. [Foto: Raudhah/Byklik.com]

Byklik.com | Banda Aceh – Sebanyak 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter BTJ-13 Embarkasi Banda Aceh resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, Senin, 18 Mei 2026.

Prosesi pelepasan berlangsung di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh dan dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi.

Dalam sambutannya, Sibral meminta para jemaah memanfaatkan momentum ibadah di Tanah Suci untuk mendoakan Aceh dan Indonesia agar terhindar dari berbagai bencana.

“Di tempat-tempat mustajab nanti, mohon doakan daerah kita agar senantiasa dijauhkan dari musibah, terutama Aceh dan Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Aceh Utara Peusijeuk 423 Jemaah Calon Haji Tahun 2025

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, dan pihak terkait yang telah mendampingi serta melayani jemaah sejak proses persiapan hingga keberangkatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua petugas haji dan tenaga kesehatan yang telah bekerja maksimal melayani jemaah tahun ini,” tambahnya.

Berdasarkan data PPIH Embarkasi Banda Aceh, Kloter BTJ-13 terdiri atas 393 jemaah dengan rincian 141 laki-laki dan 252 perempuan.

Mayoritas jemaah berasal dari Kabupaten Pidie Jaya sebanyak 181 orang, disusul Aceh Tamiang 144 orang. Selebihnya berasal dari Pidie 51 orang, Aceh Barat tiga orang, Kota Langsa dua orang, Aceh Selatan dua orang, Aceh Jaya dua orang, serta Kota Banda Aceh dua orang.

Baca Juga  Brimob Bersihkan MIN Swadaya Ulim Pascabencana di Pidie Jaya

Kloter tersebut turut didampingi enam petugas yang terdiri dari pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan petugas haji daerah.

Adapun jemaah termuda dalam kloter ini adalah M Rizka Chandra bin Muslim (19) asal Aceh Tamiang, sementara jemaah tertua yakni Sarifah binti Abdullah Cut Ngat (95) asal Pidie Jaya.