Byklik.com | Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) dan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam kegiatan Berkantor Satu Hari di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Kaway XVI, Senin, 29 Juni 2026.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperkuat tata kelola birokrasi sekaligus mengisi sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya melalui proses seleksi terbuka.
Dalam sambutannya, Tarmizi menjelaskan bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama telah melalui seluruh tahapan seleksi yang dilaksanakan Panitia Seleksi (Pansel) secara profesional dan objektif. Dari setiap formasi jabatan, pansel menetapkan tiga kandidat terbaik yang kemudian dipilih satu orang berdasarkan hasil penilaian menyeluruh.
“Panitia seleksi telah bekerja secara profesional dan objektif. Selanjutnya kami memilih satu orang terbaik di antara yang terbaik,” kata Tarmizi.
Menurutnya, sebelum menetapkan pejabat yang dilantik, dirinya bersama Wakil Bupati melakukan wawancara akhir terhadap seluruh kandidat untuk menilai kapasitas kepemimpinan, integritas, kemampuan manajerial, serta visi dalam memimpin organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam wawancara tersebut, setiap peserta diminta memaparkan arah pembangunan organisasi yang akan dipimpin sekaligus menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi OPD masing-masing.
“Dari proses wawancara tersebut kami menilai kemampuan kepemimpinan, inovasi, visi, serta kemampuan membangun kerja sama tim. Hasilnya, ada penilaian yang berubah dibandingkan hasil pemetaan awal,” ujarnya.
Tarmizi mengatakan terdapat peserta yang memiliki konsep dan gagasan yang baik, namun masih membutuhkan pengalaman struktural maupun rekam jejak inovasi yang lebih kuat. Sebaliknya, ada pula peserta yang dinilai memiliki kompetensi tinggi, tetapi dianggap lebih tepat mengisi jabatan lain sesuai kebutuhan organisasi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menerapkan prinsip the right man on the right place dalam penempatan pejabat dengan mempertimbangkan integritas, kompetensi, kepemimpinan, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan mencapai target kinerja.
“Kami ingin menempatkan pejabat yang berintegritas, tidak berorientasi pada kepentingan pribadi, cepat bekerja, berani mengambil keputusan, serta mampu memenuhi target kerja,” katanya.
Bupati menambahkan, pada tahap akhir wawancara setiap peserta diminta menyampaikan alasan mengapa layak memimpin OPD yang dilamar. Menurutnya, seluruh tahapan seleksi merupakan ikhtiar pemerintah daerah untuk memperoleh aparatur terbaik, sementara keputusan akhir tetap diserahkan kepada kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam pelantikan tersebut, Ruswaidi dilantik sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Barat. Abdul Wahab dipercaya menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), sedangkan Dedek Arisman dilantik sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat.
Selain itu, Teuku Moerthy Yoeartha Wood dilantik sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik pada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Aceh Barat.
Pada jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Hidayat Isa dilantik sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Zunaidi sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, serta Cut Natasha sebagai Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan.
Tarmizi menegaskan reformasi birokrasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Ia menargetkan pembenahan manajemen pemerintahan dan sistem birokrasi dapat diselesaikan dalam dua tahun ke depan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.***











