Berita Utama

Bunda PAUD Bener Meriah Buka Seminar Pendidikan Inklusif

Bambang Iskandar Martin
×

Bunda PAUD Bener Meriah Buka Seminar Pendidikan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD Kabupaten Bener Meriah, Ny. Meutia Fauziah Tagore, membuka secara resmi Seminar Menuju Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan serta Seminar Penguatan Kapasitas Guru PAUD dengan tema “Menciptakan Ruang Belajar yang Setara Bagi Setiap Anak di Kabupaten Bener Meriah”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Sabtu, 16 Mei 2026. (Foto: Prokopim Bener Meriah)

Byklik.com | Redelong – Bunda PAUD Kabupaten Bener Meriah, Ny. Meutia Fauziah Tagore, membuka secara resmi Seminar Menuju Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan serta Seminar Penguatan Kapasitas Guru PAUD dengan tema “Menciptakan Ruang Belajar yang Setara Bagi Setiap Anak di Kabupaten Bener Meriah”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Sabtu, 16 Mei 2026.

Seminar tersebut dihadiri Wakil Bupati Bener Meriah, Armia, Ketua Pokja PAUD Kabupaten Bener Meriah, Ny. Puspitawati Armia, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Saidi M. Nurdin, Ketua IGTKI Kabupaten Bener Meriah, para guru PAUD, serta narasumber dari Universitas Negeri Medan yang terdiri atas dekan dan dosen.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bener Meriah menyampaikan bahwa pendidikan inklusif merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesetaraan hak pendidikan bagi seluruh anak tanpa terkecuali. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh layanan pendidikan yang layak, nyaman, dan berkualitas.

Baca Juga  TNI Rampungkan Pengecatan Jembatan Bailey Penghubung Dua Desa

“Pendidikan inklusif harus menjadi perhatian bersama agar seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki,” kata Armia.

Ia menegaskan bahwa guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas guru dinilai penting agar para pendidik mampu memahami kebutuhan setiap anak melalui pendekatan yang tepat, ramah, dan berkeadilan.

Sementara itu, Meutia Fauziah Tagore mengapresiasi terselenggaranya seminar tersebut. Ia berharap kegiatan itu dapat meningkatkan wawasan dan kompetensi guru PAUD dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan anak tanpa diskriminasi.

Baca Juga  Plt. Sekda Tegaskan Komitmen Pemerintah Aceh Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan akademisi menjadi langkah penting dalam memperkuat penerapan pendidikan inklusif di Kabupaten Bener Meriah.

Seminar tersebut juga menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman antara para pendidik dengan akademisi dari Universitas Negeri Medan guna memperkuat sinergi dalam mendukung pendidikan inklusif di daerah tersebut.

Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berharap terciptanya sistem pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan mampu memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk berkembang serta meraih masa depan yang lebih baik.***