Byklik.com | Jantho – Kawasan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Indrapuri di Kabupaten Aceh Besar viral di media sosial dan ramai dikunjungi warga karena menghadirkan panorama padang hijau luas yang disebut mirip suasana Swiss.
Hamparan rumput hijau, udara sejuk, serta latar perbukitan membuat kawasan yang berada di Jalan Banda Aceh–Medan KM 25, Kecamatan Indrapuri, itu menjadi destinasi favorit masyarakat untuk berlibur dan melepas penat.
Dalam beberapa pekan terakhir, foto dan video kawasan tersebut banyak beredar di TikTok dan Instagram hingga menarik perhatian warga dari berbagai daerah.
Dari pusat Kota Banda Aceh, lokasi tersebut dapat ditempuh sekitar 40 menit perjalanan darat.
Salah seorang pengunjung, Rina (23), mengaku tertarik datang setelah melihat unggahan di media sosial.
“Awalnya lihat di TikTok, ternyata pas datang memang bagus sekali. Tempatnya tenang, udaranya sejuk, cocok buat healing,” ujarnya, Minggu, 24 Mei 2026.
Pengunjung lainnya, Fajri, menilai suasana di kawasan itu berbeda dibanding destinasi wisata lain di Aceh.
“Kalau difoto memang mirip suasana luar negeri. Pemandangannya luas dan hijau, bukit-bukitnya bagus,” katanya.
Ia juga mengingatkan pengunjung untuk menjaga kebersihan kawasan wisata tersebut.
“Bagi yang mau datang ke sini tolong sampahnya dijaga, jangan membuat tempat ini kotor dengan sampah-sampah,” ujarnya.
Meski dikenal sebagai lokasi wisata alam, kawasan tersebut sebenarnya merupakan area Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak milik pemerintah.
Karena itu, pengelola tetap menerapkan aturan ketat untuk menjaga kesehatan hewan ternak dan kelestarian lingkungan di dalam kawasan.
Beberapa area tertentu tidak dapat diakses pengunjung dan setiap wisatawan wajib mengikuti prosedur biosekuriti guna mencegah risiko penyebaran penyakit pada ternak.
Kawasan BPTU-HPT Indrapuri dibuka untuk umum mulai Sabtu hingga Kamis dan tutup setiap Jumat.
Jam operasional kunjungan dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dengan durasi kunjungan maksimal empat jam.
Pengelola juga membatasi jumlah pengunjung setiap hari. Pada Senin hingga Kamis kuota dibatasi maksimal 50 orang per hari, sedangkan akhir pekan dan hari libur nasional mencapai 200 orang per hari.
Meski pembatasan diterapkan, minat masyarakat untuk berkunjung terus meningkat sejak kawasan itu dibuka untuk umum pada April 2026.
Keindahan alam yang asri, suasana tenang, dan panorama hijau yang membentang luas membuat BPTU-HPT Indrapuri perlahan dikenal masyarakat sebagai “Swiss-nya Aceh”.











