Byklik.com | Lhokseumawe – Bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyisakan duka mendalam, termasuk mahasiswa yang menimba ilmu di kampus yang terdampak.
Kondisi ini menggerak kepedulian Bank Muamalat KCP Lhokseumawe untuk turut membantu sebagaimana pihak lain. Bantuan perbankan syariah itu disalurkan untuk mahasiswa yang menjadi korban banjir di lima kampus negeri dan swasta yang terdapat di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.
Kepala Cabang Bank Muamalat Lhokseumawe, Muhammad Reza Anrycco, merincikan kelima kampus tersebut adalah Universitas Malikussaleh sebanyak14 mahasiswa, Politeknik Negeri Lhokseumawe sebanyak 15 mahasiswa, UIN Sultanah Nahrasiyah 15 mahasiswa.
Sedangkan kampus swasta yang menerima bantuan tersebut yaitu STIKES Darussalam Lhokseumawe sebanyak 15 mahasiswa dan Akper Kesdam Lhokseumawe sebanyak 20 mahasiswa.
Menurut Reza, bantuan tersebut bersumber Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang ditipkan melalui Rumah Zakat dan Baitul Mal Muamalat. “BPKH sendiri merupakan pemegang saham mayoritas di Bank Muamalat Indonesia sejak tahun 2021,” ujarnya di Lhokseumawe, Selasa, 15 Apri 2026.
Reza menambahkan, Bank Muamalat KCP Lhokseumawe diberi wewenang untuk memilih kampus yang mahasiswanya terdampak musibah banjir November 2026 uang lalu dan memilih lima kampus tersebut.
Melalui Program ini Bank Muamalat dapat membantu mahasiswa terdampak banjir ini untuk mengurangi beban dalam perkuliahan baik untuk membayar uang kuliah maupun untuk keperluan lainya yang dapat membantu kelancaran perkuliahan setelah bencana banjir tersebut.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian Bank Muamalat terhadap mahasiswa yang terdampak korban banjir. Kami tidak ingin hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tapi juga menjadi bagian masyarakat,” kata Reza yang mengajak semua pihak bergotong-royong membantu semua korban banjir.[]











